Media Kampung – Kemi Badenoch, pemimpin Partai Konservatif Inggris, mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah Labour, khususnya di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham. Namun, kritik Badenoch dianggap “a bit rich” oleh Menteri Wanita dan Kesetaraan, Bridget Phillipson, yang menilai Badenoch sebagai pendukung utama kebijakan kontroversial mantan Perdana Menteri Liz Truss.
Kemi Badenoch menyampaikan kekhawatiran terkait nada dan kebijakan ekonomi pemerintah baru dalam debat di House of Commons, dengan menunjuk peringatan dari Lord Jim O’Neill bahwa sikap Perdana Menteri Burnham dapat mengganggu kepercayaan investor. Dalam responsnya, Phillipson menegaskan bahwa tanggung jawab fiskal adalah prioritas utama pemerintah, sekaligus mengkritik Badenoch karena sebelumnya mendukung “mini-budget” yang dinilai merusak oleh Liz Truss.
Dalam sesi tanya jawab perdana di Prime Minister’s Questions (PMQs), Andy Burnham menghadapi pertanyaan dari Badenoch mengenai kemungkinan kenaikan pajak dan pengelolaan anggaran. Burnham menegaskan komitmennya untuk menurunkan beban pajak dan biaya hidup melalui penghapusan VAT listrik dan pemotongan pajak bisnis untuk sektor hiburan. Namun, Badenoch menuduh Burnham sebagai “people-pleaser” yang menghindari keputusan sulit terkait pengeluaran dan pendanaan.
Selain itu, Badenoch juga meminta pembicaraan akses dengan pejabat sipil tinggi Whitehall sebelum pemilu mendatang, dengan tujuan menyiapkan pelaksanaan kebijakan radikal termasuk keluar dari European Convention on Human Rights, pemotongan manfaat sosial, peningkatan belanja pertahanan, dan penghapusan stamp duty. Namun, permintaan ini ditolak oleh Sekretaris Kabinet Antonia Romeo dengan alasan tidak ada rencana pemilu segera.
Dari sisi internal Partai Konservatif, pilihan Badenoch menunjuk Andrew Griffith sebagai kanselir bayangan menunjukkan penekanan pada kemampuan menarik perhatian daripada penilaian ekonomi yang kuat. Hal ini dinilai oleh pengamat sebagai kurangnya strategi baru yang komprehensif untuk mengatasi kekalahan partai dalam pemilu sebelumnya.
Kritik Badenoch dan dinamika politik ini mencerminkan persaingan tajam antara Partai Konservatif dan Labour dalam isu ekonomi, fiskal, dan kebijakan sosial yang menjadi perhatian utama publik Inggris saat ini.














Tinggalkan Balasan