Media Kampung, Tangerang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota Tangerang untuk segera memperbaiki Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Daan Mogot yang telah terbengkalai dan berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama pelajar. Kondisi JPO tersebut kritis dan tidak lagi difungsikan sejak Oktober 2025 akibat kerusakan struktur dan atap yang roboh.

Desakan DPRD untuk Perbaikan Fasilitas Publik

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arif Wibowo, menegaskan bahwa perbaikan fasilitas penunjang transportasi umum seperti JPO harus menjadi prioritas. Menurutnya, perbaikan ini penting tidak hanya untuk keselamatan pengguna jalan, tetapi juga untuk mendukung migrasi pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum secara berkelanjutan.

Baca juga:

Arif menambahkan, DPRD akan mendorong pengalokasian anggaran perbaikan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta segera memetakan tingkat kerusakan fasilitas tersebut agar perbaikan dapat dilakukan tepat sasaran.

Kondisi JPO Daan Mogot dan Dampak Keselamatan

JPO yang terletak tepat di depan SMPN 5 Kota Tangerang sudah tidak dapat digunakan sebagai akses penyeberangan sejak terjadi kerusakan serius. Akses tangga JPO ditutup dengan seng biru dan pita pembatas, sementara bagian atas jembatan tidak memiliki pagar pengaman yang memadai. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan bagi pejalan kaki, khususnya pelajar yang harus menyeberang jalan raya yang padat kendaraan.

Petugas keamanan SMPN 5, Joni, menyatakan bahwa mereka harus ekstra hati-hati mendampingi siswa menyeberang jalan karena kondisi JPO yang rusak. Ia berharap instansi terkait segera memperbaiki fasilitas ini agar penyeberangan menjadi lebih aman dan nyaman bagi pelajar.

Baca juga:

Kondisi Serupa di Kawasan Cikokol

Tidak hanya di Jalan Daan Mogot, JPO di seberang Puskesmas Cikokol juga mengalami kerusakan yang mengkhawatirkan. Meski begitu, warga dan pasien puskesmas tetap terpaksa menggunakannya karena tidak ada alternatif penyeberangan lain yang aman.

Tanggapan Pemerintah Kota Tangerang

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan telah menginstruksikan OPD terkait untuk segera berkoordinasi dalam menangani perbaikan JPO yang terbengkalai. Ia menegaskan bahwa proses perbaikan akan didorong secepat mungkin untuk mengatasi kondisi yang membahayakan keselamatan warga.

Koordinasi ini melibatkan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang agar perbaikan dapat terlaksana dengan efektif dan tepat waktu.

Baca juga:

Urgensi Perbaikan Fasilitas Penunjang Transportasi

Perbaikan JPO merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mendukung kenyamanan transportasi publik. Fasilitas yang memadai juga dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga membantu mengurangi kemacetan dan polusi.

Dengan langkah cepat dan terkoordinasi, diharapkan fasilitas penyeberangan di Kota Tangerang dapat kembali berfungsi dengan baik, memberikan rasa aman bagi pelajar dan masyarakat umum yang menggunakannya setiap hari.