Media Kampung – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, menilai arah kebijakan ekonomi pemerintah dalam RAPBN 2027 berfokus pada pemerataan dan keadilan sosial sebagai landasan utama pembangunan nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal yang sedang disusun pemerintah.

Tamsil menegaskan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan semata, tetapi juga mengutamakan penguatan ekonomi rakyat dan daerah. Hal ini mencerminkan komitmen untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan, terutama di tengah tantangan ketimpangan ekonomi global yang semakin nyata.

Dalam pandangannya, konsep ekonomi jalan tengah yang diusung Presiden Prabowo Subianto sangat relevan untuk kondisi saat ini. Model ini memungkinkan ruang bagi inovasi dan pertumbuhan sekaligus memastikan distribusi hasil pembangunan berlangsung adil dan memberikan perlindungan bagi masyarakat luas.

Tamsil juga menyoroti pentingnya gagasan Indonesia Incorporated yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, koperasi, UMKM, serta masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekonomi yang lebih merata dan memperhatikan daerah-daerah yang selama ini menjadi penyangga sumber daya nasional.

DPD RI juga mendorong perbankan nasional, khususnya bank-bank Himbara, untuk memperluas akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi sektor usaha rakyat. Tamsil menekankan bahwa akses pembiayaan yang adil akan membantu pelaku usaha kecil tumbuh dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian nasional.

Selain itu, penguatan pendidikan kewirausahaan serta dukungan pembiayaan bagi generasi muda dianggap penting untuk menciptakan lapangan kerja baru di masa depan. DPD RI menyatakan siap mengawal agenda pembangunan nasional agar tetap berpihak pada daerah dan berupaya mengurangi kesenjangan antarwilayah di Indonesia.

Kebijakan yang menempatkan pemerataan dan keadilan sosial sebagai prioritas dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan ekonomi Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.