Media Kampung – Epic Games melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 pengembang pada Maret 2024, yang mengejutkan banyak pihak di dalam perusahaan. Para pengembang mengaku hanya memiliki sedikit petunjuk bahwa pendapatan perusahaan menurun sebelum pengumuman tersebut.
Hunter ErkenBrack, mantan direktur balance Fortnite yang telah bekerja di Epic selama hampir satu dekade, menyatakan bahwa pemecatannya terjadi secara tiba-tiba beberapa bulan sebelum PHK massal. Ia kehilangan pekerjaannya tepat sebelum masa cuti berbayar yang telah ia dapatkan selama tujuh tahun bertugas.
Epic Games memberikan paket pesangon minimal empat bulan gaji pokok bagi karyawan yang terdampak, disesuaikan dengan masa kerja, serta perpanjangan asuransi kesehatan berbayar oleh perusahaan. Namun, ErkenBrack kini harus mencari pekerjaan baru dan mempertimbangkan menjual rumahnya karena sulit menemukan posisi kerja jarak jauh.
Daftar mantan karyawan Epic yang terdampak pemutusan hubungan kerja mencakup berbagai jabatan mulai dari animator, produser, programmer, hingga manajer HR dan QA. Selain itu, posisi kunci seperti lead designer, lead artist, dan direktur balance Fortnite juga termasuk yang diberhentikan.
Para pengembang mengungkapkan rasa kehilangan atas hubungan erat dengan tim kecil mereka, yang selama ini menjadi keluarga kerja. ErkenBrack mengenang momen-momen penuh tawa saat timnya bekerja keras ‘menyelamatkan Fortnite’ dari berbagai bug dan eksploitasi.
Epic mengonfirmasi bahwa mereka beralih ke model pengembangan produk yang lebih terintegrasi antara tim pengembang dan penerbit, sambil mempertahankan pemimpin berpengalaman untuk terus menghadirkan pengalaman Fortnite yang berkualitas.
Meski banyak pengembang Epic kini tengah mencari pekerjaan baru di pasar yang kompetitif, mereka tetap optimis dan bersemangat menghadapi masa depan. Komunitas di LinkedIn pun ramai saling mendukung dengan berbagi peluang kerja dan bantuan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan