Media Kampung – Nicholas Penwarden, mantan direktur Unreal Engine dan teknisi lama Epic Games, memutuskan mundur dari perusahaan setelah 15 tahun berkarier. Dalam unggahan LinkedIn, ia menyatakan bangga atas perannya dalam evolusi Unreal Engine dari UE3 hingga versi saat ini.
“Saya bangga dengan bagian yang bisa saya mainkan dalam evolusi Unreal Engine dari UE3 ke posisinya sekarang. Sungguh luar biasa melihat sejauh mana engine ini berkembang, betapa besarnya komunitas yang tumbuh, dan semua game serta pengalaman luar biasa yang diciptakan para pengembang dengannya,” tulis Penwarden.
Selama di Epic, Penwarden telah menjabat sebagai engine programmer dan graphics programmer untuk UE4, director of engineering untuk Unreal Engine secara keseluruhan, VP of engineering, dan engineering fellow. Ia kerap tampil dalam berbagai acara untuk menjelaskan detail teknis alat-alat Unreal Engine.
Penwarden bukan satu-satunya petinggi Unreal Engine yang meninggalkan Epic dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Sjoerd De Jong, mantan “chief evangelist” Unreal Engine, juga hengkang setelah 12 tahun. De Jong menulis, “Industri game selalu menjadi industri di mana perubahan tidak kenal lelah dan tak terhindarkan, tetapi rasanya kita sekarang mencapai titik penting dengan campuran berbagai hal yang kuat.”
Penwarden tidak menulis hal senada. Ia lebih fokus pada tim yang dibangunnya. “Yang paling penting, saya bangga dengan tim yang kami bangun—sekelompok engine dan game developer paling berbakat, bersemangat, dan luar biasa yang pernah saya harap bisa bekerja sama. Saya berharap yang terbaik bagi Epic dan tim, dan saya tidak sabar melihat apa yang akan mereka bangun selanjutnya,” tutupnya.
Kepergian ini terjadi saat Epic bersiap merilis Unreal Engine 6 pada 2027. Alih-alih fokus pada pencapaian grafis baru, Epic memposisikan UE6 sebagai kekuatan pemersatu bagi pengembang game yang memungkinkan “konten, kode, dan ekonomi menjadi portabel dan interoperable antar game.”
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan