Media Kampung, Jacksonville Beach – Mario Fernandez Saldana, 38 tahun, telah dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana tingkat pertama dan permintaan pembunuhan dalam kasus penembakan fatal terhadap Jared Bridegan, seorang manajer Microsoft, pada Februari 2022. Insiden tragis tersebut terjadi saat Bridegan menghentikan kendaraannya untuk memindahkan ban yang tergeletak di jalan di Jacksonville Beach, Florida, sementara putrinya berada di kursi mobil di belakangnya.
Jared Bridegan, ayah dari empat anak, tewas setelah ditembak dalam sebuah ambush yang membingungkan aparat kepolisian selama berbulan-bulan karena tidak ada musuh yang jelas. Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa motif pembunuhan terkait dengan sengketa hak asuh anak antara Bridegan dan mantan istrinya, Shanna Gardner. Fernandez, yang merupakan suami dari Gardner, diduga mengatur penembakan tersebut sebagai bagian dari konflik keluarga yang memanas.
Dalam persidangan yang digelar di Duval County, jaksa penuntut menyatakan bahwa terdakwa dan istrinya berupaya mendapatkan hak asuh mayoritas atas anak kembar mereka, bahkan hingga perbandingan pembagian hak asuh 60-40. Vonis tersebut menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup otomatis kepada Fernandez.
Kirsten Bridegan, istri almarhum, menyampaikan perasaannya bahwa keadilan telah ditegakkan sebagian setelah vonis dijatuhkan. Sementara itu, persidangan untuk Shanna Gardner dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September mendatang.
Kejadian ini menjadi sorotan karena aksi kekerasan yang terjadi secara terbuka di tempat umum dengan korban yang tidak bersalah, termasuk anak kecil yang menjadi saksi mata langsung. Penanganan kasus ini menekankan pentingnya perlindungan hukum dalam sengketa keluarga yang berujung kekerasan serta peran aparat penegak hukum dalam mengungkap motif dan pelaku kejahatan secara tuntas.














Tinggalkan Balasan