Media Kampung, Kanker kelenjar getah bening atau limfoma sering disebut sebagai ‘penyakit terselubung’ karena gejalanya yang mirip penyakit ringan. Padahal, deteksi sejak stadium 1 sangat krusial agar penanganan bisa dilakukan sebelum sel kanker menyebar. Berikut adalah 9 ciri-ciri yang perlu diwaspadai.

Benjolan yang Tidak Terasa Nyeri

Pada stadium awal, biasanya muncul benjolan kenyal di leher, ketiak, atau selangkangan. Berbeda dengan pembengkakan akibat infeksi, benjolan ini tidak terasa sakit saat ditekan.

Kelelahan Ekstrem yang Terus-Menerus

Penderita limfoma stadium 1 sering merasakan kelelahan luar biasa meski tidak melakukan aktivitas berat. Rasa lesu ini tidak membaik meski sudah istirahat cukup.

Demam Ringan yang Datang dan Pergi

Demam naik-turun selama beberapa minggu tanpa penyebab infeksi jelas bisa menjadi tanda sistem kekebalan tubuh merespons sel kanker abnormal.

Berkeringat Basah pada Malam Hari

Keringat berlebih saat tidur hingga membuat pakaian dan seprai basah kuyup merupakan gejala khas yang tidak boleh diabaikan.

Penurunan Berat Badan Drastis

Berat badan bisa turun lebih dari 10 persen dalam waktu singkat tanpa alasan jelas. Hal ini dipicu oleh sel kanker yang tumbuh cepat dan menguras energi metabolisme.

Gatal-Gatal pada Kulit

Rasa gatal yang mengganggu, terutama di kaki bagian bawah atau seluruh tubuh, muncul akibat reaksi zat kimia dari sistem imun terhadap sel limfoma.

Batuk Kering yang Tak Kunjung Sembuh

Jika sel kanker berada di area dada, gejalanya bisa berupa batuk terus-menerus yang tidak mempan dengan obat batuk biasa.

Sesak Napas atau Nyeri Dada

Pembengkakan kelenjar di rongga dada dapat menekan saluran pernapasan atau pembuluh darah, menyebabkan sesak napas dan nyeri dada.

Perut Begah dan Cepat Kenyang

Kanker yang menekan organ perut atau memengaruhi hati bisa menyebabkan perut kembung, begah, dan rasa kenyang meski baru makan sedikit.

Jika Anda atau kerabat mengalami beberapa gejala di atas secara bersamaan selama lebih dari dua minggu, segera konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam sub-hematologi onkologi medik untuk diagnosis lebih lanjut.

Sumber: Primaya Hospital (2024), PYFA Health (2023), Mandaya Hospital Group.