Media Kampung – Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali dikejutkan dengan insiden tragis yang menimpa rombongan penarik sound system kesenian Sisingaan atau odong-odong saat mengiringi acara hajatan khitanan di Kampung Cibeureum, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara pada Selasa (2/6/2026).
Saat melintasi sebuah gang, kendaraan yang membawa para pemain terhalang oleh kabel listrik yang melintang rendah di atas jalan. Untuk memberi ruang agar kendaraan bisa lewat, salah satu pemain berinisiatif mengangkat kabel tersebut. Namun, secara tidak sengaja, pemain itu menyentuh kabel yang masih bertegangan listrik, menyebabkan sengatan listrik yang kemudian merambat ke enam pemain lainnya.
Akibat kejadian tersebut, lima pemain tersengat listrik dan terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Tiga dari mereka meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka serius dan harus menjalani perawatan medis.
Manajer PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menegaskan pentingnya menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik tegangan rendah maupun menengah, baik secara horizontal maupun vertikal. Ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik demi menghindari kecelakaan fatal seperti yang menimpa rombongan tersebut.
Wiedhyarno juga menekankan bahwa jaringan listrik yang dibangun dan dipelihara oleh PLN telah sesuai dengan standar teknis dan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, termasuk persyaratan tinggi bebas jaringan dari permukaan tanah. Oleh karena itu, kewaspadaan dan perencanaan matang diperlukan dalam berbagai kegiatan yang melibatkan alat atau kendaraan dengan dimensi dan ketinggian di atas normal, seperti sound system, kendaraan hias, dan alat berat.
Pihak PLN terus melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, pelajar, dan instansi pemerintah sebagai langkah preventif. Selain itu, koordinasi antara penyelenggara kegiatan dengan PLN sangat diperlukan agar mitigasi risiko dapat dilakukan sejak awal.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, menambahkan bahwa Polres Metro Bekasi bersama PLN UP3 Cikarang memperkuat koordinasi untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan ketenagalistrikan guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
Insiden ini menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi kontak langsung dengan kabel listrik, terutama dalam kegiatan budaya dan hajatan yang melibatkan kendaraan dan perangkat bersuara atau peralatan tinggi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan