Media KampungAlice Norin, aktris sinetron terkenal, mengungkapkan melalui Instagram Stories bahwa salah satu karyawannya menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi pada malam Senin (27 April 2026).

Dalam video singkat yang diunggah, Alice menyampaikan bahwa dua anggota timnya mengalami kecelakaan pada malam yang sama; satu terlibat dalam tabrakan ojek online, sementara yang lainnya terlibat dalam tragedi kereta yang menimpa KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Ia menegaskan bahwa kedua korban tidak mengalami patah tulang, namun masih dalam proses observasi dan pemulihan. “Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi, masih dalam proses observasi dan pemulihan. Minta doanya ya teman-teman,” ujar Alice dalam Instagram Stories-nya.

Kecelakaan kereta tersebut terjadi ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula dari sebuah taksi yang tertemper pada rel KRL, memaksa KRL menunggu sebelum dilanjutkan. Ketika KA Argo Bromo Anggrek datang, ia menabrak KRL dari belakang, menyebabkan kerusakan parah pada gerbong dan menambah jumlah korban meninggal menjadi 15 orang, menurut Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting.

Staf yang menjadi korban Alice Norin adalah seorang pekerja di tim produksinya. Ia dilaporkan terlempar keluar dari gerbong akibat benturan keras, namun beruntung tidak mengalami luka kritis. Foto-foto yang muncul dalam grup kerja menunjukkan korban tergeletak di luar kereta dengan pakaian yang berantakan, namun tubuhnya tidak menunjukkan cedera berat.

Menurut keterangan medis yang diterima oleh Alice, karyawan tersebut mengalami luka ringan pada bagian punggung dan lengan, serta memar pada beberapa area tubuh. Ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tangerang Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini masih berada di ruang observasi.

Peristiwa ini menambah beban emosional bagi keluarga korban serta menimbulkan keprihatinan publik terhadap keamanan transportasi kereta di wilayah Jabodetabek. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti tabrakan, termasuk apakah faktor manusia atau teknis berperan dalam kegagalan sinyal yang memungkinkan KA menabrak KRL.

Alice Norin meminta doa dan dukungan dari para penggemar serta masyarakat umum untuk mempercepat proses penyembuhan karyawannya. Ia juga menyatakan komitmen untuk memberikan bantuan finansial dan psikologis kepada korban dan keluarganya, sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas kejadian yang menimpa timnya.

Sementara itu, otoritas transportasi berjanji akan meningkatkan prosedur keamanan di stasiun-stasiun utama, termasuk penambahan sistem peringatan dini dan peningkatan pelatihan bagi masinis serta petugas operasional. Pemerintah daerah Bekasi juga mengumumkan rencana perbaikan infrastruktur rel guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Hingga akhir pekan, karyawan yang terlempar tersebut masih berada dalam pengawasan dokter dan diperkirakan akan dapat kembali beraktivitas ringan dalam beberapa minggu ke depan, asalkan proses penyembuhan berjalan lancar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.