Media Kampung – Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 17.57 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Menurut data BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 10.00 Lintang Selatan dan 123.71 Bujur Timur, tepatnya 19 kilometer di barat daya Kabupaten Kupang, dengan kedalaman 26 kilometer di bawah permukaan laut. Meskipun gempa tergolong cukup kuat dengan magnitudo 5,5, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada serta memantau informasi resmi dari BMKG.

Baca juga:

Dalam sepekan terakhir, wilayah Indonesia mengalami peningkatan aktivitas gempa yang signifikan. BMKG mencatat sebanyak 19 kali gempa dengan variasi magnitudo dan kedalaman yang berbeda dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah.

Selain itu, gempa yang terjadi di Kabupaten Kupang merupakan bagian dari aktivitas tektonik di wilayah Nusa Tenggara Timur yang rawan gempa karena pergerakan lempeng tektonik di kawasan tersebut.

Baca juga:

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi gempa susulan dan tetap mengikuti arahan serta informasi resmi dari pihak berwenang. Masyarakat disarankan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana serta memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa.

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi secara tepat kapan terjadinya, namun dengan sistem monitoring yang baik seperti BMKG, informasi dapat disebarluaskan dengan cepat untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin terjadi.

Baca juga: