Media Kampung – Komisi IX DPR menyatakan dukungan terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuka peluang pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan kantin sekolah untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kebijakan ini dinilai sejalan dengan nilai gotong royong yang telah lama hidup di masyarakat Indonesia.
Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengatakan bahwa keterlibatan dunia usaha melalui CSR dapat menjadi bentuk elaborasi antara program pemerintah dan semangat gotong royong. Menurutnya, hal ini penting untuk memperbaiki status gizi, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.
Edy menambahkan, Komisi IX sejak awal mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, fokus utama BGN sebaiknya diarahkan pada percepatan pembangunan SPPG agar jangkauan layanan semakin luas. Ia juga menilai konsep dapur berbasis sekolah atau kitchen by school layak diperluas, terutama di wilayah 3T, seperti yang telah diterapkan di Jepang dan Korea Selatan.
Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyatakan pihaknya siap berbenah dan melakukan sejumlah perombakan, termasuk melibatkan kantin sekolah dalam memproduksi MBG. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program berjalan lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan