Media Kampung, Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak cepat merealisasikan alokasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp116,97 miliar. Langkah ini diambil untuk memastikan penyerapan anggaran tepat sasaran, terutama untuk mitigasi bencana dan infrastruktur.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menegaskan komitmen tersebut dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Sumatra Barat di Padang, Selasa (21/7/2026). Ia menyebut regulasi penggunaan dana ini telah dipayungi Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2026 yang ditetapkan sejak 13 Mei 2026.

Baca juga:

Pelibatan 20 Perangkat Daerah

Sebanyak 20 Perangkat Daerah dilibatkan secara intensif untuk mengawal tahapan pengadaan barang dan jasa. Tujuannya agar seluruh proses berjalan sesuai jadwal dan tidak ada keterlambatan.

“Tambahan TKD ini telah ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2026 sejak 13 Mei 2026. Kami melibatkan 20 perangkat daerah agar seluruh tahapan pelaksanaan dapat bergerak secara bersamaan,” kata Rida Ananda.

Prioritas Penggunaan Anggaran

Sesuai edaran Kemendagri, penggunaan anggaran diprioritaskan pada penanganan kesiapsiagaan bencana, pemeliharaan infrastruktur, hingga program pengendalian inflasi daerah. Saat ini proses pengadaan telah memasuki reviu unit kerja terkait, sementara penandatanganan kontrak fisik diproyeksikan rampung pada Agustus 2026.

Baca juga:

“Sejak penetapan anggaran, seluruh perangkat daerah langsung bergerak menyiapkan proses pengadaan sesuai peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan kegiatan tidak mengalami keterlambatan,” ujar Sekda menambahkan.

Dukungan Gubernur Sumbar

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan tersebut mengingatkan seluruh bupati dan wali kota untuk memacu daya serap anggaran TKD regional. Dari total alokasi Rp2,617 triliun untuk Sumbar, capaian penyerapan hingga pertengahan Juli ini tercatat masih di angka 7,8 persen.

“Infrastruktur menjadi sektor dengan alokasi terbesar, namun realisasinya masih rendah. Karena itu seluruh pemerintah daerah perlu mempercepat pelaksanaan kegiatan,” tutur Mahyeldi tegas.

Baca juga:

Pemko Payakumbuh optimistis percepatan ini bakal memperkuat ketahanan daerah dan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Penyelesaian seluruh program ditargetkan berjalan tepat waktu sehingga dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas.