Media Kampung – Kredit kendaraan listrik mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia, di mana PT BCA Finance mencatat peningkatan portofolio pembiayaan kendaraan listrik hingga 15 persen pada tahun ini, naik dari 7 persen pada tahun sebelumnya. Meski begitu, BCA Finance masih mempelajari secara mendalam program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang baru diluncurkan pemerintah sebelum menyesuaikan strategi pembiayaan dan target bisnisnya.

Pertumbuhan Kredit Kendaraan Listrik

Berdasarkan data resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit kendaraan listrik oleh multifinance pada Juni 2026 tumbuh sebesar 34,7 persen secara tahunan, mencapai Rp 24,6 triliun. Sebaliknya, pembiayaan untuk kendaraan bermotor konvensional justru mengalami kontraksi sebesar 3,25 persen pada periode yang sama.

Baca juga:

Presiden Direktur PT BCA Finance, Petrus Karim, menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit kendaraan listrik lebih pesat karena semakin banyak merek dan jenis EV yang ditawarkan di pasar, termasuk kendaraan hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Hal ini membuat konsumen semakin condong memilih kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Respons BCA Finance terhadap Program Molinas

BCA Finance menyatakan dukungannya terhadap program Molinas yang bertujuan mempercepat adopsi motor listrik nasional, namun perusahaan masih melakukan kajian mendalam. EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk produsen kendaraan dan pemerintah.

Baca juga:

Konteks Program Motor Listrik Nasional (Molinas)

Program Molinas diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan memperkuat industri motor listrik dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan insentif untuk satu juta motor listrik yang diproduksi oleh pengusaha lokal. Kebijakan ini bertujuan menurunkan biaya kendaraan untuk masyarakat, mengurangi impor energi, serta menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan rantai pasok baterai, komponen, dan layanan purnajual.

Dampak dan Harapan

Dengan pertumbuhan kredit kendaraan listrik yang meningkat dan dukungan dari lembaga pembiayaan seperti BCA Finance, diharapkan adopsi kendaraan listrik di Indonesia semakin meluas. Program Molinas diharapkan menjadi katalisator untuk mempercepat transisi ke kendaraan ramah lingkungan sekaligus mendorong pengembangan industri otomotif nasional.

Baca juga:

Langkah ini juga mendukung target pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan kontribusi energi terbarukan di sektor transportasi, yang berdampak positif terhadap lingkungan dan perekonomian nasional.