Media Kampung – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris telah mengeluarkan imbauan penting bagi warga negara Indonesia (WNI) di Prancis. Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya mobilisasi pelajar dan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa terkait isu pendidikan, termasuk aksi blokade yang terjadi di sejumlah sekolah dan universitas di berbagai wilayah Prancis.
Dalam keterangan resmi yang diumumkan melalui akun Instagram KBRI Paris, mereka meminta WNI untuk memperhatikan perkembangan situasi keamanan di daerah tempat tinggal masing-masing. KBRI juga mengimbau agar WNI tidak terlibat dalam demonstrasi yang dapat mengganggu ketertiban atau membahayakan keselamatan. Hal ini menjadi sangat penting mengingat aksi protes yang telah terjadi melibatkan lebih dari 700 sekolah dan universitas, serta adanya ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan.
WNI di Prancis juga disarankan untuk memantau informasi dari lembaga pendidikan dan otoritas setempat mengenai kemungkinan perubahan jadwal belajar atau penutupan sementara sekolah. KBRI menekankan pentingnya rencana perjalanan yang mempertimbangkan kondisi transportasi dan lalu lintas, serta menghindari rute yang dekat dengan lokasi demonstrasi.
Apabila tanpa sengaja berada di sekitar lokasi aksi dan situasi mulai tidak kondusif, WNI diminta untuk segera menjauh dan mengikuti arahan dari aparat keamanan setempat. KBRI juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan keluarga, terutama jika terjadi perubahan jadwal atau kondisi darurat.
Dalam kondisi darurat, masyarakat Indonesia di Prancis dapat menghubungi hotline KBRI Paris untuk mendapatkan bantuan. KBRI Paris memastikan bahwa mereka terus memantau perkembangan situasi dan mengingatkan WNI untuk mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. Aksi demonstrasi ini, yang dipicu oleh keluhan mengenai jam sekolah yang panjang, kondisi ruang kelas, dan kekurangan tenaga pengajar, masih berlanjut dengan rencana demonstrasi lebih lanjut yang telah diumumkan.














