Media Kampung – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATRBPN), Nusron Wahid, secara simbolis menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi aset umat dari potensi sengketa.
Penyerahan sertipikat tersebut terlaksana melalui kerja sama Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Nusron menyatakan bahwa sertipikat yang diserahkan merupakan sebagian dari ribuan sertipikat tanah wakaf yang terbit pada tahun 2026. “Ini bagian dari program prioritas nasional di bidang pertanahan, yaitu menyelesaikan kepastian hukum terhadap tanah-tanah wakaf di tempat ibadah maupun tempat umum baik itu masjid, musala, sekolah, pesantren termasuk tempat pekuburan,” ujarnya usai acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
Capaian sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah saat ini telah mencapai 73 persen, berada di atas rata-rata nasional. Menurut Menteri, hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melegalkan aset keagamaan dalam tiga hingga empat tahun terakhir. Meski demikian, masih terdapat sejumlah masjid, musala, dan aset wakaf lainnya yang belum bersertipikat.
Kementerian ATRBPN terus melakukan percepatan melalui berbagai strategi, termasuk menyelesaikan persoalan terkait wakif yang telah meninggal dunia, belum adanya nazir, hingga ketidakjelasan batas bidang tanah. “Kami lakukan identifikasi, kami targetkan dalam tiga tahun ke depan capaian sertipikasi tanah wakaf di Jawa Tengah bisa mencapai 95 persen,” terang Nusron.
Acara penyerahan sertipikat dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen; serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi upaya Kementerian ATRBPN dalam mempercepat sertipikasi tanah wakaf. “Hari ini menjadi berkah bagi tanah-tanah di Jawa Tengah, baik tanah bermasalah, tanah warisan, tanah wakaf, maupun tanah-tanah lainnya dan kehadiran Bapak Menteri ATR/Kepala BPN menjadi berkah bagi kita semua,” ucapnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan