Media KampungAida S Budiman diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Prabowo Subianto. Aida merupakan anggota Dewan Gubernur BI yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman luas di bidang ekonomi dan kebijakan moneter.

Latar Belakang Pendidikan

Lahir di Bogor pada tahun 1965, Aida menempuh pendidikan awalnya di Institut Pertanian Bogor pada bidang Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis pada tahun 1987. Ia kemudian melanjutkan studi ke luar negeri dengan meraih gelar Master Ekonomi dari University of Southern California pada 1996 dan gelar PhD Ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2001.

Baca juga:

Karier di Bank Indonesia

Sebelum diusulkan sebagai Deputi Gubernur Senior, Aida pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur yang bertanggung jawab atas Kebijakan Strategis Sektor Moneter dan Bauran Kebijakan BI pada periode 2020-2022. Ia juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (2018) serta Kepala Departemen Internasional (2014-2018).

Keanggotaan Aida dalam Dewan Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.147P Tahun 2021 yang ditetapkan pada 24 Desember 2021, dan ia resmi dilantik pada 6 Januari 2022 dengan masa jabatan hingga 2027.

Baca juga:

Usulan Calon Petinggi BI

Selain Aida S Budiman yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI, Presiden Prabowo juga mengajukan beberapa nama lain sebagai calon petinggi BI. Destry Damayanti diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Untuk posisi Deputi Gubernur BI, nama Solikin M Juhro dan M Anwar Bashori juga diusulkan sebagai calon.

Peran dan Kontribusi

Aida S Budiman dikenal memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan moneter dan sinergi bauran kebijakan nasional. Pengalaman dan latar belakang akademisnya di bidang ekonomi menjadi nilai tambah dalam menghadapi tantangan perekonomian nasional dan global.

Baca juga:

Penunjukan Aida diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.