Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto resmi mempercayakan jabatan Menteri Koordinator sekaligus merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Bahlil Lahadalia. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM tersebut setelah menerima penugasan dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Bahlil menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dalam percakapan telepon resmi yang diterimanya, Bahlil diberi tahu mengenai tugas barunya sebagai Menko sekaligus Menteri ESDM.
Selain itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, M Sarmuji, juga terlihat mendatangi Istana Kepresidenan jelang pelantikan kabinet. Sarmuji mengonfirmasi bahwa dirinya memperoleh tugas khusus dari Presiden Prabowo untuk mendukung bidang perindustrian di kabinet.
Penugasan ini menandai keterlibatan tokoh-tokoh Golkar dalam jajaran Kabinet Merah Putih yang akan dilantik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kehadiran para petinggi partai politik menunjukkan upaya konsolidasi pemerintahan dalam menjalankan program-program strategis nasional.
Penunjukan Bahlil sebagai Menko merangkap Menteri ESDM merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara koordinasi kebijakan dan pengelolaan sektor energi serta sumber daya mineral yang vital bagi perekonomian nasional. Sementara itu, peran Sarmuji dalam membantu Presiden di bidang perindustrian diharapkan dapat memperkuat sektor manufaktur dan industri nasional dalam menghadapi tantangan global.
Pelantikan resmi para pejabat ini menjadi bagian dari pembentukan Kabinet Merah Putih yang bertujuan memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan visi dan misinya untuk Indonesia maju dan berdaulat secara ekonomi.












Tinggalkan Balasan