Media Kampung, Banyuwangi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimplementasikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di empat stasiun di wilayah Daop 9 Jember sebagai upaya efisiensi energi dan mendukung konsep Green Station.
Pemasangan PLTS dilakukan di Stasiun Probolinggo, Jember, Ketapang, dan Banyuwangi dengan total kapasitas mencapai 39 kWp. Stasiun Probolinggo, Jember, dan Ketapang sudah mengoperasikan PLTS sejak Desember 2023, sedangkan Stasiun Banyuwangi mulai menggunakan sistem ini pada Maret 2025.
Panel surya dipasang di atap stasiun dan menggunakan sistem on-grid yang memungkinkan listrik yang dihasilkan terintegrasi langsung dengan jaringan listrik PLN. Energi listrik dari PLTS digunakan untuk memenuhi kebutuhan di area pelayanan stasiun, seperti penerangan ruang tunggu, loket, area publik, serta ruang kerja petugas pelayanan penumpang.
Efisiensi Energi dan Penghematan Listrik
Penggunaan PLTS berhasil menurunkan konsumsi listrik di masing-masing stasiun secara signifikan. Data menunjukkan penghematan listrik sebesar 22 persen di Stasiun Jember, 14 persen di Stasiun Probolinggo, 13 persen di Stasiun Banyuwangi, dan 10 persen di Stasiun Ketapang.
Selain pemanfaatan PLTS, PT KAI juga menerapkan penggunaan lampu LED hemat energi dan sistem pengendalian penerangan otomatis melalui timer untuk mengatur penggunaan listrik sesuai kebutuhan dan waktu operasional.
Pengembangan Berkelanjutan dan Teknologi Pendukung
PT KAI Daop 9 Jember berencana memperluas pemanfaatan PLTS pada gedung-gedung milik KAI yang memiliki aktivitas tinggi terutama pada siang hari. Selain itu, pengembangan efisiensi energi juga diarahkan pada penggunaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis panel surya.
Dalam aspek teknologi, KAI juga mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) dan Integrated Building Management System (IBMS) untuk memantau dan mengendalikan penggunaan energi secara real time. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengidentifikasi peluang penghematan energi secara lebih terukur.
Kontribusi pada Transportasi Berkelanjutan
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PT KAI untuk mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan. Selain mengoptimalkan energi pada perjalanan kereta, pengelolaan fasilitas stasiun dengan efisiensi energi juga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem perjalanan yang berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan energi surya dan teknologi efisiensi, PT KAI berupaya menghadirkan stasiun yang lebih efisien dan ramah lingkungan sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia yang lebih hijau.












Tinggalkan Balasan