Media Kampung, Kotamobagu – Tragedi kecelakaan maut terjadi pada ajang drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Sebuah mobil peserta balap mengalami slip sehingga kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan tragis ini terjadi saat salah satu mobil peserta drag race dengan jenis Honda Jazz melaju kencang di lintasan non-permanen. Mobil tersebut tiba-tiba oleng dan keluar dari jalur lintasan sebelum menghantam penonton yang berada di pinggir arena. Insiden ini memicu kepanikan dan kerumunan di lokasi menjadi korban.
Korban meninggal dunia tersebar di dua rumah sakit di Kota Kotamobagu, yakni RS Monompia dan RSUD Kotamobagu Kelurahan Pobundayan. Berikut adalah daftar nama tujuh korban meninggal akibat kecelakaan tersebut:
- Hadi Toisi, laki-laki, alamat Pangian Tengah, Bolmong
- Ali Jojang, laki-laki, alamat Bilalang 4, Bolmong
- Murdani Pobela, laki-laki, alamat Bilalang Baru, Bolmong
- Muxin Dondo, laki-laki, alamat Pontodon Timur, Kotamobagu
- Arhan Mokoginta, laki-laki, alamat Bilalang 3, Bolmong
- Ali Ponamon, laki-laki, 65 tahun, alamat Desa Pontodon, Kota Kotamobagu
- Bio Mokoagow, perempuan, 74 tahun, alamat Bilalang 3, Bolmong
- Nilawati Mokodongan, perempuan, alamat Pontodon Induk, Kotamobagu
- Rugaina Manangin, alamat Bilalang IV, Bolmong
Korban-korban ini meninggal baik di RS Monompia maupun RSUD Kotamobagu. Selain korban meninggal, belasan penonton mengalami luka berat dan mendapatkan penanganan medis di kedua rumah sakit tersebut.
Ajang drag race ini merupakan bagian dari Open Tournament Tidar Drag Race – Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 yang diikuti oleh ratusan peserta dari kelas sepeda motor dan mobil. Kecelakaan ini terjadi ketika mobil peserta balapan mengalami slip dan kehilangan kendali, keluar dari lintasan dan menabrak kerumunan penonton yang berada di tepi lintasan dekat garis finis.
Pihak kepolisian dan instansi terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Peristiwa ini menjadi peringatan penting terkait keselamatan dalam penyelenggaraan acara balap motor dan mobil di area publik, terutama dengan banyaknya penonton yang berada di dekat lintasan balap.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Kotamobagu. Pemerintah setempat dan pihak penyelenggara diharapkan dapat mengevaluasi dan meningkatkan pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.















Tinggalkan Balasan