Media Kampung, Sepang – Max Verstappen berhasil meraih kemenangan pertamanya di musim ini setelah menaklukkan balapan F1 yang penuh drama di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Pembalap asal Belanda yang membela tim Red Bull ini berhasil mengatasi berbagai tantangan, termasuk cuaca buruk dan masalah teknis yang melumpuhkan banyak rivalnya.

Di balapan ini, Kimi Antonelli berhasil mengamankan posisi kedua, memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara kejuaraan dunia. Sementara itu, Lewis Hamilton menunjukkan performa menakjubkan dengan merangsek dari posisi start ke-18 hingga meraih podium ketiga.

Cuaca buruk di Sepang membuat start balapan terpaksa ditunda selama satu jam tiga puluh tiga menit. Hujan deras yang mengguyur lintasan menyebabkan sejumlah mobil mengalami kegagalan sistem hybrid. Verstappen dan Hamilton termasuk dalam daftar pembalap yang terdampak oleh masalah teknis ini, di mana sistem daya hibrida mereka tidak dapat berfungsi dengan baik di lintasan yang basah. Anthony Davidson, mantan pebalap F1, menjelaskan bahwa sistem daya hibrida ini sangat sensitif, dan saat baterai habis, mesin tidak dapat berakselerasi kembali.

Pada saat start ulang, lintasan mulai mengering, dan tim Red Bull dan Mercedes memilih ban intermediate. Namun, Ferrari dan McLaren membuat keputusan yang kurang tepat dengan menggunakan ban slick, yang mengakibatkan kesulitan dalam mengendalikan mobil mereka.

George Russell sempat tampil menjanjikan dengan merangsek dari posisi ketujuh hingga memimpin balapan, namun nasib buruk menimpanya ketika mobilnya mengalami kerusakan parah menjelang akhir balapan, yang membuat peluangnya untuk meraih gelar juara dunia menjadi sangat kecil.

Hamilton, di sisi lain, menunjukkan kualitasnya di lintasan basah dengan serangkaian aksi menyalip yang mengesankan. Ini adalah podium pertama Hamilton sejak balapan di Inggris pada bulan Juli lalu. Kinerja luar biasa dari Hamilton menunjukkan bahwa meskipun menghadapi banyak tantangan, dia tetap menjadi salah satu pembalap terhebat dalam sejarah F1.