Media Kampung – NU Care-LAZISNU PBNU kembali menyalurkan hewan kurban dari Shopee Indonesia melalui program Shopee Barokah menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut difokuskan untuk masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), serta korban bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Penyerahan hewan kurban berupa seekor sapi limosin dengan bobot lebih dari satu ton berlangsung secara simbolis di Kantor PBNU, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Khariroh, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Ginanjar Syaban, dan Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo.
Riri Khariroh menambahkan bahwa program kurban ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat Indonesia. Ia berharap hasil kurban dapat memberikan bantuan langsung kepada warga di daerah 3T dan para korban bencana alam yang tersebar di berbagai wilayah.
Penyembelihan sapi limosin tersebut direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Al Manar Azhari, Depok, Jawa Barat. Pesantren ini dipilih karena memiliki ikatan historis yang kuat dengan masyarakat sekitar serta aktif dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dari pihak Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo menyatakan apresiasinya terhadap NU Care-LAZISNU sebagai mitra strategis dalam penyaluran hewan kurban. Kerja sama ini dianggap penting untuk memastikan distribusi daging kurban dapat dilakukan secara amanah dan tepat sasaran kepada para penerima manfaat.
Radityo juga menginformasikan bahwa Shopee Barokah menyediakan layanan pembelian hewan kurban secara daring melalui aplikasi Shopee hingga tanggal 28 Mei 2026. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin berkurban dengan cara yang praktis dan terpercaya.
Penyaluran hewan kurban dari Shopee Barokah melalui NU Care-LAZISNU menunjukkan sinergi antara lembaga sosial keagamaan dan platform digital dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di Indonesia. Fokus pada daerah 3T dan korban bencana memperlihatkan komitmen untuk membantu mereka yang paling membutuhkan.
Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, program kurban ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi efektif dalam menyalurkan zakat, infak, dan kurban bagi masyarakat luas. Kegiatan ini juga memperkuat jaringan solidaritas sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Secara keseluruhan, penyaluran hewan kurban Shopee Barokah oleh NU Care-LAZISNU pada tahun ini membawa harapan baru bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T dan korban bencana, sekaligus memperlihatkan peran aktif lembaga keagamaan dalam membantu penanggulangan kesulitan sosial.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan