Media Kampung, Magetan — Gabungan Seniman Magetan (Gastan) memperingati satu dekade perjalanannya dengan menggelar puncak perayaan di Lapangan Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Jumat (10/7/2026) malam. Acara yang dihadiri pelaku seni, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan ratusan warga itu menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta komitmen menjaga seni budaya lokal.
Ketua Gastan, Mukti Moriz, mengatakan angka satu pada usia ke-10 melambangkan semangat mengembangkan budaya, sedangkan angka nol dimaknai sebagai simbol kebersamaan tanpa kepentingan pribadi. “Kami berharap seluruh seniman tetap guyub dan terus bersama-sama menjaga budaya Magetan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Suwito, berharap Gastan terus berkembang menjadi wadah bagi pelaku seni. “Semoga Gastan terus berkembang dan mampu menjaga kebersamaan para seniman dalam melestarikan seni budaya di Magetan,” katanya.
Rangkaian peringatan HUT ke-10 berlangsung selama dua hari, 9-10 Juli 2026. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari temu seniman, pentas reog dan jaranan, kirab tumpeng, pertunjukan campursari dan orkes musik, hingga bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu dan warga kurang mampu.
Selama satu dekade, Gastan aktif menggelar kegiatan kesenian tradisional di Kabupaten Magetan sebagai upaya menjaga keberlangsungan budaya daerah.























Tinggalkan Balasan