Media Kampung, Magetan — Ribuan lowongan yang disediakan dalam Job Fair Kabupaten Magetan 2026 belum seluruhnya diminati pencari kerja. Dari total 2.159 lowongan yang dibuka oleh 20 perusahaan, hingga sekitar satu bulan setelah pelaksanaan kegiatan baru tercatat sekitar 1.700 lamaran yang masuk.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan, Rudy Harsono, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi pelamar yang mendaftar secara langsung maupun melalui sistem daring. “Dari total 2.159 lowongan yang tersedia, sampai sekarang jumlah pelamar sekitar 1.700 orang. Itu gabungan pendaftaran langsung dan online,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Rudy menjelaskan, selama pelaksanaan Job Fair sebanyak 1.101 pencari kerja menyerahkan lamaran secara langsung di lokasi kegiatan. Sementara lebih dari 600 pelamar lainnya mendaftar melalui layanan online yang disediakan panitia. Menurutnya, mayoritas pelamar merupakan lulusan SMA dan para pencari kerja yang baru lulus sekolah atau fresh graduate.

Meski jumlah pelamar sudah mencapai ribuan, Disnaker belum bisa memastikan berapa banyak lowongan yang benar-benar telah terisi. Pasalnya, seluruh proses seleksi masih dilakukan oleh masing-masing perusahaan peserta. “Kami belum bisa menyampaikan jumlah yang diterima karena masih menunggu laporan dari perusahaan. Ada yang masih menjalankan tes atau tahapan seleksi berikutnya,” kata Rudy.

Disnaker telah meminta seluruh perusahaan peserta Job Fair menyampaikan perkembangan hasil rekrutmen setelah proses seleksi selesai. Laporan tersebut akan menjadi dasar evaluasi pelaksanaan Job Fair sekaligus mengukur tingkat penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Magetan. “Kami berharap perusahaan segera memberikan laporan sehingga dapat diketahui berapa pelamar yang diterima dan berapa lowongan yang akhirnya terisi,” pungkasnya.