Media Kampung – Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi pusat kegiatan Jogja Run D-City yang diikuti sekitar 6.000 peserta pada Minggu pagi, 24 Mei. Acara lari dengan jarak 5 dan 10 kilometer ini tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga menjadi momen penyerahan beasiswa senilai Rp 1 miliar dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Transmedia Group kepada UGM.
Start dan finish lomba lari ini berada di Jalan Pancasila di depan GIK UGM, melintasi sejumlah titik ikonik di pusat Kota Yogyakarta seperti Jalan Mangkubumi dan kawasan Malioboro. Peserta yang berasal dari civitas akademika UGM dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti rute yang menantang tersebut.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, membuka acara dengan melepas para pelari, didampingi oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan dan Olahraga RI Taufik Hidayat, serta pemilik Transmedia Group Chairul Tanjung. Anggito memberikan semangat kepada peserta agar dapat menyelesaikan lomba dengan baik dan menjadi pemenang di hati masing-masing.
Selain adu kecepatan pada kategori 10K, kategori 5K juga menyuguhkan tontonan unik. Peserta mengapresiasi kesempatan untuk berkreasi dengan kostum menarik demi merebut penghargaan Best Costume. Kostum adat Dayak, Ultraman, peri, naga, hingga cosplay Mbok Raminten berhasil menghibur penonton sepanjang lintasan.
Salah satu peserta bernama Santi, alumnus Fakultas Kehutanan UGM, memilih kostum Maleficent yang nyaman dikenakan dengan berhijab dan tidak mengganggu pelari lain. Ia menyatakan bahwa kostum tersebut memungkinkan dirinya berlari dengan tetap menyalurkan kreativitas tanpa merasa gerah.
Ketika para pelari kembali ke garis finish, suasana berubah menjadi festival berkat kehadiran stan UMKM dan berbagai permainan seru yang disediakan oleh LPS dan mitra. Rasa lelah para peserta terbayar dengan layanan refreshment yang memadai.
Dalam kategori 10K putra, pelari asal Afrika James Ndungu Kahura keluar sebagai juara dengan catatan waktu 30 menit 21 detik, diikuti Jimnah Kuria Kariuki dan Amos Cheuiyot Kirui. Sedangkan untuk kategori 10K putri, Evangeline Makena berhasil meraih posisi pertama dengan waktu 35 menit. Posisi kedua dan ketiga ditempati Odekta Elvina Naibaho dan Sharun Ndanu. Penghargaan kostum terbaik jatuh kepada Icha Herunia untuk kategori wanita, dan Ronal untuk pria.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Transmedia Group, UGM, Bank Indonesia, OJK, Kemenkeu, dan LPS. Puncak kemeriahannya ditandai dengan penampilan grup musik Ndarboy Genk yang mengajak peserta bergoyang di Joglo GIK UGM.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Anggito Abimanyu dan Chairul Tanjung secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa sebesar Rp 805 juta kepada UGM, yang seluruhnya berasal dari hasil pendaftaran peserta Jogja Run D-City. Chairul Tanjung menegaskan bahwa dana ini tidak dipotong sama sekali dan akan dilengkapi oleh LPS hingga mencapai total Rp 1 miliar.
Rektor UGM, Ova Emilia, menyatakan rasa terima kasih atas donasi tersebut dan memastikan dana beasiswa akan digunakan secara tepat untuk mendukung kelancaran studi mahasiswa. Ia menegaskan, “Beasiswa ini kita peruntukan untuk membantu adik-adik menyelesaikan studinya. Terima kasih atas beasiswa untuk UGM.”
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan