Media Kampung – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengonfirmasi pengunduran diri Budiawansyah dari jabatannya sebagai Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer per 20 Agustus 2026. Pengunduran diri ini dikarenakan alasan keluarga. Manajemen Vale memastikan operasional perusahaan tetap berjalan normal sementara persetujuan formal atas perubahan direksi akan diajukan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
Budiawansyah menjabat sebagai Direktur sejak RUPSLB pada 28 Juli 2025 dengan masa jabatan yang seharusnya berlangsung hingga RUPS Tahunan 2027. Selain dinamika manajemen, Vale Indonesia tetap fokus pada pengembangan proyek strategis Blok Tanamalia yang ditargetkan mulai beroperasi antara 2029 hingga 2031. Proyek ini bertujuan membangun ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Proyek Blok Tanamalia masih dalam tahap kajian eksplorasi detail untuk memastikan volume cadangan nikel sebelum mendesain industri hilirisasi baterai yang tepat. Saat ini, proyek berada pada fase front end loading (FEL) kedua yang direncanakan selesai pada akhir 2026. Proyek ini melengkapi tiga proyek smelter terintegrasi dalam Indonesia Growth Project (IGP) yang diproyeksikan selesai seluruhnya pada 2027.
Penjelasan BPS tentang Arti Desil dalam DTSEN 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) menggarisbawahi pentingnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan tunggal data sosial ekonomi yang diinstruksikan oleh Presiden melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Per 10 Juli 2026, DTSEN versi 3 telah mengintegrasikan data masif dengan 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga, menggabungkan berbagai sumber data seperti DTKS, P3KE, Regsosek, serta data dari Ditjen Dukcapil.
Salah satu instrumen utama dalam DTSEN adalah sistem desil yang membagi tingkat kesejahteraan keluarga menjadi sepuluh kelompok, masing-masing mencakup sekitar 10 persen populasi. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif berdasarkan metode statistik Proxy Means Test (PMT) yang mengombinasikan berbagai karakteristik seperti kondisi perumahan, kepemilikan aset, dan status disabilitas.
Desil tidak mengukur kemiskinan secara absolut ataupun pendapatan nominal, melainkan posisi relatif dalam distribusi kesejahteraan. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 10 mewakili kelompok dengan kesejahteraan tertinggi.
Upaya Pemutakhiran Data Masyarakat
Untuk menjaga akurasi data di tengah perubahan sosial ekonomi, BPS menyediakan beberapa platform pemutakhiran data masyarakat, antara lain Cek Bansos, SIKS-NG, dan Cek DTSEN. Langkah ini penting untuk memastikan data yang digunakan lintas kementerian dan lembaga tetap valid dan representatif.















Tinggalkan Balasan