Media Kampung – Komisi VI DPR RI bersama Danantara Asset Management dan manajemen PT Adhi Commuter Properti Tbk serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan pertemuan penting untuk mengawal penyelesaian masalah yang tengah dialami proyek LRT City. Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi lebih dari 2.400 konsumen yang terdampak keterlambatan pembangunan dan serah terima unit hunian di beberapa lokasi seperti Ciracas, Tebet, dan Cibubur.
Permasalahan yang Dihadapi Proyek LRT City
Proyek apartemen LRT City mengalami kendala serius, antara lain mangkraknya proyek fisik dan penundaan serah terima yang merugikan konsumen. Selain itu, LRT City Bekasi Eastern Green menghadapi hambatan terkait pemecahan sertifikat akibat krisis likuiditas pengembang, dengan target penyelesaian yang baru direncanakan pada 2034.
Langkah Komisi VI DPR dalam Mengawal Penyelesaian
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan bahwa Komisi VI akan mengawal proses penyelesaian masalah ini secara serius dan berkelanjutan. Pertemuan yang digelar pada 18 Agustus 2026 tersebut melibatkan pimpinan Komisi VI dan direksi dari Danantara Asset Management, PT Adhi Commuter Properti, dan PT Adhi Karya.
Andre menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak yang memiliki kewenangan untuk mencari solusi konkret agar persoalan yang dialami konsumen tidak berlarut-larut tanpa kepastian. Komisi VI akan memantau perkembangan dan memastikan komitmen yang telah disepakati dijalankan dengan baik.
Komitmen Pihak Terkait
- Andre Rosiade (Wakil Ketua Komisi VI DPR RI): Memastikan pengawasan dan tindak lanjut atas aspirasi konsumen serta mendorong penyelesaian yang nyata.
- Anggia Erma Rini (Ketua Komisi VI DPR RI): Menyatakan kesiapan Komisi VI untuk mengawal proses penyelesaian secara berkelanjutan dan menuntut kepastian bagi konsumen.
- Febriany Eddy (Managing Director Business 3 PT Danantara Asset Management): Berkomitmen mendorong solusi terbaik dengan melibatkan masukan konsumen secara aktif.
- Indra Syahruzza Nasution (Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk): Siap menindaklanjuti hasil pertemuan dan berkoordinasi dengan semua pihak guna memberikan kepastian bagi konsumen.
- Moeharmein Zein Chaniago (Direktur Utama PT Adhi Karya): Menyatakan kesiapannya bersinergi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah yang ada.
Signifikansi dan Harapan ke Depan
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut langsung atas aspirasi yang disampaikan konsumen pada 11 Agustus 2026. Komisi VI DPR RI menegaskan bahwa pengawasan tidak akan berhenti sampai di sini, melainkan akan terus dilakukan hingga terdapat perkembangan nyata dan kepastian penyelesaian. Hal ini penting agar konsumen yang telah berinvestasi mendapatkan haknya berupa hunian yang layak dan tepat waktu.
Dengan komitmen bersama antara Komisi VI DPR RI, Danantara Asset Management, dan manajemen PT Adhi Commuter Properti serta PT Adhi Karya, diharapkan masalah yang selama ini menghambat progres proyek LRT City dapat segera teratasi. Kepastian penyelesaian juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengembangan properti nasional.













Tinggalkan Balasan