Media Kampung, Jakarta – Pembangunan hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta Utara, belum dimulai karena masih menunggu proses administrasi dan perizinan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pengembangan hunian vertikal yang melibatkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), dan investor asal Qatar, AlQilaa International Group.
Proyek dan Kemitraan Strategis
BTN menjalin kemitraan strategis dengan AlQilaa International Group untuk mengembangkan hingga 1 juta unit hunian vertikal di Indonesia. Pada tahap awal, AlQilaa menargetkan pembangunan 50.000 unit dengan nilai investasi sekitar USD 2,5 miliar. Proyek Kampung Bandan merupakan salah satu proyek yang direncanakan dalam kemitraan ini.
Status Perizinan dan Administrasi
Direktur Utama BTN, Nixon L.P Napitupulu, menyatakan bahwa proyek hunian vertikal Kampung Bandan masih menunggu penyelesaian administrasi dan perizinan dari pemerintah pusat dan daerah. Hingga kini, pembangunan fisik belum dimulai karena izin tersebut belum diperoleh.
Pengembangan Hunian Vertikal di Lokasi Lain
Selain Kampung Bandan, BTN bersama KAI juga mengeksplorasi pengembangan hunian vertikal di beberapa stasiun yang masih memiliki lahan kosong. Walaupun lahan yang tersedia terbatas, pembangunan satu atau dua tower masih memungkinkan dan akan terus dijajaki.
Pembangunan Hunian Vertikal di Manggarai
Saat ini, pembangunan hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai telah memasuki tahap groundbreaking. Tahap awal proyek ini mencakup pembangunan dua hingga tiga tower dari total delapan tower yang direncanakan. BTN menyediakan skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga sekitar 6 persen flat dan tenor hingga 40 tahun. Harga hunian direncanakan di bawah Rp 600 juta dengan nilai pembiayaan sekitar Rp 500 juta hingga Rp 600 juta.
Proses dan Mekanisme Pendaftaran
BTN juga tengah menyiapkan mekanisme pendaftaran minat beli bagi calon konsumen sebagai tahap awal sebelum proses akad KPR. Calon pembeli yang mendaftar minat akan mendapatkan prioritas hak untuk akad KPR setelah proses legalitas dan perizinan selesai. Pendaftaran minat untuk hunian Manggarai ditargetkan mulai dibuka pada akhir Agustus 2026.
Kesimpulan
Proyek hunian vertikal di Kampung Bandan masih menunggu kelengkapan izin dan administrasi untuk dapat memulai pembangunan. Sementara itu, proyek di Manggarai sudah memasuki tahap konstruksi dengan skema pembiayaan yang menarik bagi masyarakat. BTN dan KAI terus berupaya mengoptimalkan lahan kosong di beberapa stasiun untuk pengembangan hunian vertikal demi mendukung kebutuhan perumahan di Jakarta.















Tinggalkan Balasan