Media Kampung – Polsek Tempursari di Lumajang meningkatkan frekuensi patroli malam sebagai upaya mencegah aksi balap liar dan tindak kriminal di wilayahnya. Kegiatan patroli yang dinamai Blue Light Patrol ini dilakukan pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2026, dengan menyasar lokasi-lokasi yang dianggap rawan kejahatan dan gangguan ketertiban.

Patroli dimulai sekitar pukul 01.15 WIB, mengambil rute utama di Jalan Raya Tempursari serta sejumlah titik yang minim penerangan. Petugas polisi memantau area permukiman warga dan tempat-tempat yang biasa menjadi lokasi nongkrong anak muda, dengan fokus utama mengantisipasi kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang dikenal sebagai tindak 3C.

Kendaraan patroli dengan lampu rotator biru menyala melintas di jalur utama hingga ke pemukiman, di mana petugas sempat berhenti untuk mengecek situasi dan berbincang langsung dengan warga setempat. Pendekatan yang digunakan bersifat dialogis dan persuasif untuk menyampaikan pesan keamanan dengan cara yang lebih manusiawi.

Kapolsek Tempursari, IPTU Sukirno, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan sangat penting untuk mempersempit kesempatan pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga agar aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan atau kejadian mencurigakan.

Selain mencegah tindak kriminal, patroli malam ini juga ditujukan untuk mengawasi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk tindakan asusila. Sepanjang pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Tempursari tercatat aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun aksi balap liar.

Polsek Tempursari menegaskan bahwa Blue Light Patrol akan terus dijalankan secara rutin di titik-titik rawan sebagai langkah preventif. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga, terutama pada malam hingga dini hari.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.