Media Kampung – Komunitas petualangan Overlanding Indonesia Jawa Barat menegaskan misi sosial melalui Kopi Darat Bersama (Kopdar) perdana yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026. Hingga berita ini diturunkan, donasi pendidikan yang terkumpul dalam kegiatan tersebut telah mencapai Rp32 juta dan masih terus bertambah.
Ketua Umum Overlanding Indonesia Jawa Barat, Ali Nurdin, menegaskan bahwa overlanding bukan sekadar aktivitas berkendara ke lokasi terpencil. Organisasi yang berdiri sejak 2020 ini hadir sebagai wadah yang mengedepankan persaudaraan, kepedulian sosial, kecintaan terhadap alam, serta tanggung jawab dalam menjelajahi berbagai wilayah Indonesia.
Kehadiran ratusan anggota komunitas dan tamu undangan menjadi energi baru bagi pengurus daerah Jawa Barat untuk membangun organisasi yang lebih solid, terbuka, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ali menilai perjalanan yang dilakukan para overlander selalu menyimpan pelajaran hidup yang berharga sekaligus memperkuat rasa syukur atas kekayaan alam Indonesia.
Menurutnya, konsep overlanding tidak diukur dari jenis kendaraan maupun jarak tempuh. Yang lebih penting adalah nilai kebersamaan yang tumbuh selama perjalanan, kemampuan menghadapi tantangan bersama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang ditemui di sepanjang rute.
Ali mengatakan Jawa Barat memiliki potensi alam yang sangat besar, mulai dari kawasan pegunungan, hutan, hingga garis pantai yang panjang. Seluruh kekayaan itu dapat menjadi ruang belajar bersama untuk dieksplorasi secara bertanggung jawab sekaligus dilestarikan demi generasi mendatang.
Overlanding Indonesia Jawa Barat berkomitmen membangun organisasi yang inklusif dan kolaboratif, serta membuka ruang bagi seluruh kalangan tanpa memandang latar belakang profesi, jenis kendaraan, maupun asal komunitas selama memiliki semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap Indonesia. Ali berharap kopdar perdana menjadi titik awal lahirnya berbagai program kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada wisata dan petualangan, tetapi juga mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Pembina Overlanding Indonesia Jawa Barat yang juga Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Oke Djunjunan, menyampaikan apresiasinya terhadap terbentuknya kepengurusan yang bergerak cepat meski baru terbentuk sekitar satu bulan. Jawa Barat selama ini dikenal sebagai salah satu barometer perkembangan komunitas otomotif nasional. Setiap gerakan positif yang lahir dari Jawa Barat sering kali menjadi inspirasi bagi komunitas serupa di berbagai daerah lainnya.
Oke menegaskan kehadiran Overlanding Indonesia Jawa Barat berpotensi menjadi wadah besar yang mampu merangkul berbagai komunitas otomotif dalam semangat silaturahmi dan kolaborasi. Ia optimistis organisasi dapat berkembang pesat karena didukung oleh tokoh-tokoh otomotif dan komunitas yang aktif di daerah.
Lebih jauh, Oke menilai aktivitas overlanding memiliki keunikan karena bersentuhan langsung dengan alam terbuka. Di tengah tren masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau kawasan perkotaan, kegiatan menjelajah alam mampu menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kendaraan yang digunakan para anggota overlanding dinilai memiliki kemampuan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses. Potensi ini membuka peluang bagi komunitas untuk menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah yang selama ini belum tersentuh bantuan secara optimal. Tradisi kegiatan sosial memang telah menjadi salah satu kekuatan komunitas otomotif di Indonesia. Overlanding Indonesia Jawa Barat dapat memperkuat peran melalui program bakti sosial, bantuan pendidikan, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.
Kopdar perdana Overlanding Indonesia Jawa Barat menjadi ajang silaturahmi antara pengurus pusat, pengurus daerah, tokoh otomotif Jawa Barat, serta berbagai komunitas yang memiliki minat serupa. Suasana kebersamaan terlihat sepanjang acara yang dipersiapkan panitia dalam waktu relatif singkat.
Sekretaris Overlanding Indonesia Jawa Barat, Dendi Stefandi, menambahkan donasi pendidikan yang sudah menembus Rp32 juta dan masih terus bertambah menunjukkan bahwa perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan akhir. Overlanding Indonesia Jawa Barat berupaya menjadikan setiap perjalanan sebagai sarana membangun persaudaraan, menjaga kelestarian alam, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang ditemui di sepanjang perjalanan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan