Media Kampung – Institut Teknologi Bandung (ITB) menegaskan komitmennya menjaga integritas akademik dan etika penelitian menyusul sorotan terhadap dugaan manipulasi riset yang dilakukan oleh alumni Magister Matematika FMIPA ITB, Prihantini.
Kasus ini mencuat setelah Prihantini diduga melakukan fraud dalam sebuah konferensi internasional. Namun, ITB melalui Dekan FMIPA, Aep Patah, menjelaskan bahwa materi yang dipresentasikan tidak terkait dengan tesis maupun aktivitas akademik di ITB.
Tesis yang diselesaikan Prihantini pada tahun 2022 berjudul “Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring”. ITB menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah urusan hukum pribadi dan menghormati proses hukum yang berjalan jika ada.
ITB juga menegaskan akan terus memperkuat budaya akademik yang berintegritas dan bertanggung jawab, khususnya dalam bidang penelitian, guna menjaga reputasi dan kualitas akademik institusi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan