Media Kampung, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan peninjauan Program Bedah Rumah di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini dilakukan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Program bedah rumah ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang sejak 2025 telah berhasil merenovasi sekitar 400 ribu rumah di seluruh Indonesia. Mendagri menilai program ini sebagai langkah luar biasa yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam skala nasional.

Baca juga:

Jakarta, khususnya di kawasan Bukit Duri, masih memiliki sejumlah rumah yang membutuhkan perbaikan. Oleh karena itu, Mendagri mengapresiasi peran Menteri PKP Maruarar Sirait yang memperluas pelaksanaan program bedah rumah di ibu kota, mengingat sebelumnya program ini sangat minim dilakukan.

Tito Karnavian menekankan pentingnya dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar tidak ada hambatan administratif yang memberatkan masyarakat yang berhak menerima bantuan. Penyederhanaan persyaratan, seperti penggantian sertifikat dengan surat keterangan dari lurah, telah diterapkan untuk mempermudah proses pendataan dan verifikasi penerima manfaat.

Baca juga:

Mendagri meminta pemerintah daerah memastikan tindak lanjut segera terhadap masyarakat yang telah terdata dan memenuhi syarat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mendukung kelancaran proses pembangunan demi keberhasilan program ini.

Diharapkan, program bedah rumah tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan permukiman secara menyeluruh. Perbaikan hunian secara masif di satu kawasan, seperti di Bukit Duri, dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kualitas hidup warga dan estetika lingkungan.

Baca juga: