Media Kampung – Putaran kedua PFL2 (Pro Futsal League 2) yang berlangsung di GOR Bung Karno Sukoharjo resmi berakhir pada Jumat, 5 Juni 2026, dengan papan klasemen mengalami pergeseran signifikan menjelang babak Final Four. PFL2 Proton FC puncaki klasemen 28 poin, namun posisi mereka tidak aman karena keunggulan tipis atas pesaing terdekat.
Proton FC masih memegang kendali di puncak klasemen dengan 28 poin. Namun, dominasi mereka terancam oleh Hampton FC Surabaya yang konsisten menyapu poin krusial dan kini hanya terpaut satu angka dengan 27 poin. Maestro Solo bertahan di peringkat ketiga dengan 24 poin meski sempat kehilangan poin penting.
Kejutan terbesar datang dari KLN Elite FC yang sukses mengudeta batas akhir zona Final Four dan merangsek ke peringkat keempat dengan 21 poin. Posisi KLN Elite FC sangat rawan karena Great Grace Futsal Surabaya mengintai di peringkat kelima dengan 20 poin, selisih hanya satu angka.
Sementara itu, Giga FC Lampung harus terlempar dari empat besar akibat rentetan hasil minor, mengumpulkan 17 poin. Elano FC Tuban tertahan di papan bawah dengan 12 poin, dan Futsal Mbak Adjeng menjadi juru kunci dengan 6 poin.
Margin poin yang sangat tipis antar tim membuat sisa laga PFL2 akan berjalan bak partai hidup mati. Satu kesalahan kecil akan berakibat fatal bagi ambisi lolos ke fase pamungkas. Setiap tim wajib tampil konsisten jika ingin mengamankan tiket ke Final Four.
Persaingan semakin memanas dengan jarak poin yang sangat dekat antar peringkat. Tim-tim papan bawah dituntut tampil tanpa beban untuk memperbaiki rekor penampilan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan