Media Kampung – Seorang perempuan bernama Aminah (57) di Boyolali tewas setelah menyantap sate ayam yang dikirim oleh menantunya sendiri. Hasil autopsi memastikan sate tersebut mengandung racun tikus.

Peristiwa ini terjadi di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Korban menerima kiriman sate ayam melalui layanan ojek online pada Senin, 18 Mei 2026, pukul 18.16 WIB. Setelah memakannya, Aminah ditemukan tewas keesokan harinya oleh anaknya yang hendak menitipkan cucu.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengungkapkan bahwa pelaku adalah PW (40), menantu korban yang mengaku sakit hati karena merasa tidak pernah dianggap oleh mertuanya. PW mengirim sate menggunakan akun fiktif atas nama perempuan untuk menghindari kecurigaan. Ojek online yang mengantarkan sempat curiga karena pengirim laki-laki tetapi akun pemesan perempuan, namun pelaku mengaku sebagai anak korban.

Korban sempat menghubungi anaknya setelah menerima sate, namun anaknya meminta untuk tidak dimakan. Sayangnya, sate tersebut tetap dikonsumsi. Ketika anaknya datang keesokan paginya, rumah terkunci dan tidak ada respons. Warga kemudian mendobrak pintu dan menemukan Aminah tergeletak dengan mulut berbusa. Ayam peliharaan korban juga ikut mati.

Polisi melakukan ekshumasi pada 30 Mei 2026. Hasil autopsi dan laboratorium forensik yang keluar pada 2 Juni memastikan adanya racun tikus dalam sisa makanan di lambung korban. PW kini ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman mati.

Kasus ini mengingatkan pada tragedi sate sianida di Bantul pada 2021 yang menewaskan seorang bocah. Publik kembali dihadapkan pada kekerasan terhadap perempuan yang seringkali tidak terdeteksi sejak dini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.