Media Kampung, Singaraja – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng memiliki tugas yang lebih luas dari sekadar memadamkan api. Petugas Damkar juga siap memberikan layanan penyelamatan dalam berbagai situasi non-kebakaran yang memerlukan penanganan cepat dan aman. Laporan dari masyarakat seringkali berkaitan dengan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan, seperti ular masuk ke rumah, keberadaan sarang tawon, atau gangguan hewan yang berpotensi membahayakan warga.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Aria Widjaksana, menjelaskan bahwa petugas dilatih untuk menangani situasi tersebut sesuai dengan tingkat risiko yang ada. Misalnya, dalam penanganan ular yang masuk ke rumah, kehati-hatian sangat penting, mengingat masyarakat tidak selalu dapat menentukan apakah ular tersebut berbahaya. Oleh karena itu, warga diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Hal yang sama berlaku untuk sarang tawon. Sarang yang berada di sekitar rumah atau bangunan dapat menjadi ancaman jika terganggu. Penanganan harus dilakukan oleh petugas yang memiliki perlengkapan dan kemampuan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepala Bidang Pencegahan, Pemberdayaan dan Dunia Usaha Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Ketut Darmika, menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai potensi bahaya di lingkungan sekitar. Menurutnya, langkah pencegahan menjadi kunci untuk menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan.

Masyarakat juga perlu mengetahui kapan harus meminta bantuan petugas dalam menghadapi situasi yang berisiko. Kepala Seksi Pemadaman Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Nyoman Martah, menambahkan bahwa setiap kejadian yang ditangani oleh petugas adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat, termasuk kejadian non-kebakaran. Dengan cakupan pelayanan yang luas ini, keberadaan Damkar Buleleng tidak hanya identik dengan mobil pemadam dan penanganan api, tetapi juga sebagai bagian dari layanan penyelamatan masyarakat dalam berbagai kondisi darurat.

Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng jika menghadapi kondisi yang membahayakan dan membutuhkan bantuan petugas. Penting untuk tidak mengambil risiko dengan menangani sendiri situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.