Media Kampung – Serangan Israel menewaskan seorang perwira Lebanon di tengah gencatan senjata yang masih berlangsung namun rapuh. Militer Lebanon mengonfirmasi bahwa serangan udara Israel menargetkan kendaraan militer di jalan Khardali-Nabatieh, wilayah selatan Lebanon.

Dalam pernyataan resmi melalui platform X, militer Lebanon menyebutkan bahwa seorang perwira Angkatan Darat Lebanon berpangkat brigadir jenderal beserta sopirnya tewas akibat serangan tersebut. Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa kendaraan roda empat yang mereka tumpangi menjadi sasaran serangan udara di jalan Khardali-Jarmaq, sebuah wilayah di Nabatieh.

Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomatik untuk mempertahankan kesepakatan gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Lebanon. Militer Israel terus melancarkan serangan meskipun gencatan senjata berlaku, meningkatkan kekhawatiran akan runtuhnya kesepakatan tersebut.

Menurut pejabat Lebanon, sejak 2 Maret, lebih dari 3.550 orang tewas dan lebih dari 10.800 lainnya terluka akibat serangan Israel di Lebanon. Data ini menunjukkan eskalasi konflik yang berkepanjangan meskipun ada upaya perdamaian.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.