Media Kampung – Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di MetLife Stadium, New Jersey, tidak hanya menjadi ajang pertandingan sepak bola puncak, tetapi juga panggung pertemuan politik tingkat tinggi. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dan berjabat tangan di stadion tersebut, di tengah hubungan bilateral yang sedang tegang akibat sengketa tarif dan perdagangan.
Momen Diplomasi di Tengah Ketegangan
Kedatangan Sanchez sempat diragukan hingga beberapa hari sebelum pertandingan. Jadwal yang padat dan sambutan kurang hangat dari timnas Spanyol saat Piala Eropa di Berlin menjadi faktor yang memicu spekulasi. Namun, Sanchez akhirnya hadir bersama Raja Felipe VI untuk mendukung La Roja. Trump, yang hadir sebagai tuan rumah, menjadi pusat perhatian di stadion. Selain Sanchez, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga turut hadir di ruang VIP, mengingat ketiga negara menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026.
Momen Jabat Tangan yang Tertangkap Kamera
Foto yang diabadikan oleh jurnalis Miguel Morenatti menunjukkan Sanchez berjabat tangan dengan Trump, dengan Raja Felipe VI sebagai saksi. Momen ini terjadi setelah lagu kebangsaan dikumandangkan. Sanchez, dalam pernyataannya kepada EFE, menekankan bahwa olahraga mampu menyatukan perbedaan. “Ada banyak hal yang menyatukan masyarakat Amerika dan Spanyol. Di luar perbedaan apa pun, olahraga mempersatukan orang, dan saya yakin hari ini akan menjadi salah satu hari itu,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Kami mengambil tongkat estafet dari Piala Dunia yang hebat, dan saya yakin kami akan membuatnya lebih baik lagi.”
Trump Puji Messi
Sebelum pertandingan, Trump memberikan pujian kepada Lionel Messi dalam wawancara dengan Fox Sports. “Presiden Argentina adalah teman baik saya. Dia melakukan pekerjaan yang hebat. Tapi yang bisa saya katakan adalah sulit untuk bertaruh melawan Messi. Dia hebat,” kata Trump. Kehadiran Trump juga menyebabkan penutupan sebagian besar stadion selama satu jam sebelum kickoff untuk alasan keamanan.
Implikasi Politik
Pertemuan Sanchez dan Trump terjadi di saat hubungan kedua negara sedang tidak harmonis. Perbedaan pendekatan dalam berbagai isu, termasuk kebijakan tarif dan perdagangan, telah menimbulkan ketegangan. Namun, momen jabat tangan ini setidaknya menunjukkan adanya komunikasi langsung di tingkat pemimpin, meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai pembahasan substantif.











