Media Kampung, JakartaBank Mandiri mengumumkan pembagian dividen bmri interim sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham pada Rabu, 9 September 2026. Pembayaran ini mencerminkan kekuatan profitabilitas dan permodalan bank, sekaligus menambah daya tarik saham BMRI bagi investor.

Dividen interim tersebut merupakan bagian dari total distribusi dividen tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp50,63 triliun (setara Rp542,95 per saham). Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) masing‑masing naik 17,6 % secara tahunan, mendukung kenaikan laba bersih sebesar 22,3 % YoY. Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio NPL gross 1 %.

Baca juga:

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai bahwa kebijakan ini menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap kelangsungan kinerja dan memberikan sinyal positif bagi investor institusi maupun ritel. Selain itu, komisaris BMRI, Yuliot, menambah kepemilikan saham sebanyak 45.200 lembar pada awal September 2026, memperkuat keyakinan internal terhadap prospek bank.

Baca juga:

Dengan ruang permodalan yang masih cukup untuk ekspansi kredit, BMRI diproyeksikan dapat terus meningkatkan pendapatan serta memberikan imbal hasil yang kompetitif kepada pemegang saham. Dividen interim ini diharapkan meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi BMRI di pasar modal Indonesia.

Baca juga:
KomponenNilai
Dividen interim 2026Rp6,16 triliun (Rp66/saham)
Total dividen 2026Rp50,63 triliun (Rp542,95/saham)
Laba bersih 2026Rp37,5 triliun (+22,3 % YoY)