Media KampungOJK terus mendorong budaya kepatuhan dan kolaborasi untuk memperkuat stabilitas keuangan Indonesia. Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menekankan pentingnya penguatan integritas dan kepatuhan di seluruh sektor jasa keuangan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, OJK menginisiasi program SPARK Plus yang melibatkan internal OJK, kementerian, asosiasi, akademisi, dan pelaku industri jasa keuangan. Program ini fokus pada penguatan sistem pengendalian dan peningkatan kewaspadaan terhadap risiko, termasuk ancaman keamanan siber.

“Kegiatan ini dihadiri oleh hampir 10 ribu peserta dari internal OJK, kementerian lembaga, dan pemangku kepentingan terkait. OJK senantiasa mendorong peningkatan kapasitas dan awareness industri dalam membangun sistem pengendalian yang lebih efektif,” ucap Sophia dalam Konferensi Pers OJK secara daring, Jumat, 5 Juni 2026.

Selain SPARK Plus, OJK juga menggelar SPARK Camp di sejumlah perguruan tinggi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait governance, risk, and compliance (GRC). Dalam forum Finance Dialogue, Sophia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan berkelanjutan. Ia menyebut peran akuntan sangat krusial untuk memastikan informasi keberlanjutan disusun secara andal guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, mengatakan bahwa mekanisme evaluasi kinerja pimpinan telah berjalan sesuai aturan. OJK secara rutin menyampaikan laporan kinerja kepada Presiden dan DPR sebagai bentuk akuntabilitas. “Kami meyakini ini menjadi concern bersama untuk terwujudnya pelaksanaan pengaturan dan pengawasan yang berkualitas,” kata Hernawan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.