Media Kampung – Bulog Mojokerto pada Selasa 5 Mei 2026 menegaskan bahwa stok minyak goreng bersubsidi MinyaKita di wilayah Mojokerto berada dalam kondisi aman dan siap mendukung stabilitas harga pasar.
Distribusi MinyaKita terus dilakukan secara berkelanjutan, dengan fokus utama pada Pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Mojosari yang menjadi titik strategis perdagangan di Kabupaten Mojokerto.
“BULOG Mojokerto selalu siap menyuplai MinyaKita ke pasar-pasar. Kami memastikan stok aman, distribusi lancar, dan masyarakat bisa mengakses dengan mudah,” ujar Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin.
Distribusi konsisten ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan minyak goreng dan mencegah fluktuasi harga yang dapat membebani konsumen.
Langkah tersebut juga merupakan intervensi pemerintah untuk memastikan harga minyak goreng tetap sesuai ketentuan dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Ini juga untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal,” tambahnya, menekankan pentingnya stabilitas harga bagi kesejahteraan warga.
Ke depan, Bulog Mojokerto berencana memperluas jaringan distribusi MinyaKita ke lebih banyak titik, tidak terbatas pada pasar tradisional saja.
Distribusi alternatif akan melibatkan kanal penjualan lain, sehingga program subsidi minyak goreng dapat dirasakan secara merata oleh seluruh penduduk.
Pihak Bulog terus memantau kebutuhan pasar secara real‑time dan menyesuaikan pola distribusi agar pasokan tetap terjaga tanpa gangguan.
Dengan distribusi yang konsisten, masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan minyak goreng di pasaran.
Bulog Mojokerto menyatakan akan melanjutkan pemantauan intensif dan memastikan stok tetap aman untuk menjamin kestabilan harga ke depannya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan