Media Kampung – BEI resmi membuka perdagangan pada Jumat, 29 Mei 2026 setelah libur Hari Raya Idul Adha dan cuti bersama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah, dengan level support 6.000-6.070 dan resistance 6.200-6.300, kata Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas.
Rebalancing MSCI yang diumumkan 12 Mei 2026 diperkirakan menambah volatilitas, menurut Hans Kwee, Co‑Founder PasarDana, karena fund manager pasif menyesuaikan portofolio.
BNI Sekuritas mencatat aksi jual asing senilai Rp 1,89 triliun pada 26 Mei, menurunkan saham TPIA, BBCA, BBRI, BMRI, dan BREN, sehingga IHSG berpotensi melanjutkan koreksi.
Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas merekomendasikan BBTN, BREN, BRPT, dan EMAS sebagai saham “Buy on Weakness” dengan harapan rebound setelah penurunan teknikal.
Investor disarankan memantau level support‑resistance dan volatilitas MSCI untuk mengatur posisi secara hati‑hati.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan