Media Kampang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada perdagangan Senin (20/7/2026), ditutup melonjak 56,24 poin atau 0,91% ke level 6.231,78. Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan bursa regional yang variatif.

Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 juga tercatat naik 0,94% ke posisi 627,75. Total nilai transaksi bursa hari ini mencapai Rp15,78 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 34,84 miliar lembar saham dan frekuensi 2,38 juta kali transaksi.

Baca juga:

Top Gainers dan Top Losers

Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan. Berikut daftar top gainers:

  • Rony (Aracord Nusantara Group) naik 24,72% ke Rp1.690
  • BNBR (Bakrie Brothers) naik 23,53% ke Rp105
  • PAMG (Bima Sakti Pertiwi) naik 23,53% ke Rp63
  • OMRE (Indonesia Prima Property) naik 20,83% ke Rp1.305
  • FWCT (Wijaya Cahaya Timber) naik 20,48% ke Rp100

Di sisi lain, saham-saham berikut menjadi top losers:

  • PRDL (Prodia Diagnostic Line) turun 13,99% ke Rp332
  • JELI (Niramas Utama) turun 12,29% ke Rp785
  • MLPT (Multipolar Technology) turun 11,21% ke Rp25.950
  • RBMS (Ristia Bintang Mahkotasejati) turun 9,33% ke Rp68
  • MARK (Mark Dynamics Indonesia) turun 8,49% ke Rp970

Saham Paling Aktif

Dari sisi nilai transaksi, saham BBCA (Bank Central Asia) memimpin dengan nilai Rp1,94 triliun, disusul TPIA (Chandra Asri Pacific) Rp1,61 triliun, BBRI (Bank Rakyat Indonesia) Rp1,19 triliun, BMRI (Bank Mandiri) Rp879,77 miliar, dan BRPT (Barito Pacific) Rp480,62 miliar.

Baca juga:

Sementara itu, dari volume perdagangan, saham BNBR (Bakrie Brothers) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan 41,62 juta lembar, diikuti BUMI (Bumi Resources) 27,56 juta lembar, BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) 17,99 juta lembar, EPAC (Megalestari Epack Sentosaraya) 10,49 juta lembar, dan DEWA (Darma Henwa) 9,70 juta lembar.

Rupiah Melemah Tipis

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis. Rupiah berada di level Rp17.935 per dolar AS, turun 45 poin atau 0,25% dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp17.890.

Bursa Asia Variatif

Bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang beragam pada penutupan hari ini. Indeks Nikkei 225 di Jepang anjlok 4,06% ke level 64.141,12. Sebaliknya, Indeks Hang Seng di Hong Kong melesat 2,34% ke level 25.143,05. Indeks SSE Composite di China naik 0,85% ke level 3.796,28. Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura terkoreksi 0,22% ke level 5.497,17.

Baca juga:

Penguatan IHSG pada hari ini menunjukkan sentimen positif di pasar modal Indonesia, meskipun pergerakan bursa global masih mixed. Investor akan terus mencermati perkembangan ekonomi domestik dan global ke depannya.