Bapenda Kota Tangerang Perluas Pembayaran Digital, Sasar Rumah Sakit hingga Sekolah
Media Kampung – Dalam upaya mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang terus memperluas sistem pembayaran digital. Program ini dikenal dengan nama Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan telah menyasar berbagai sektor penting seperti rumah sakit, sekolah, serta perusahaan di wilayah Kota Tangerang. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses pembayaran bagi masyarakat.
Langkah Perluasan Digitalisasi Pembayaran
Bapenda Kota Tangerang Perluas Pembayaran Digital, Sasar Rumah Sakit hingga Sekolah sebagai bagian dari sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibhawa, menjelaskan bahwa penguatan transaksi non-tunai merupakan prioritas dalam mempercepat digitalisasi layanan pemerintah daerah.
“Penerapan transaksi digital menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembayaran daerah,” ujar Kiki pada Jumat (29/5/2026).
Target Ekspansi ke Berbagai Sektor
Sosialisasi pembayaran digital yang telah dilaksanakan mencakup sektor kesehatan, perusahaan, dan pendidikan. Ke depan, Bapenda berencana memperluas cakupan program ini ke sektor bisnis serta destinasi wisata di Kota Tangerang. Hal ini diharapkan dapat mendorong ekosistem pembayaran digital yang lebih luas dan terintegrasi.
Dengan semakin banyaknya sektor yang menggunakan sistem pembayaran digital, proses pembayaran pajak daerah dan retribusi dapat berlangsung lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan mendukung transparansi pengelolaan pendapatan daerah. Selain itu, penggunaan transaksi non-tunai juga mengurangi ketergantungan terhadap pembayaran tunai yang selama ini masih menjadi kendala dalam pelayanan publik.
Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat
Selain memperluas implementasi sistem pembayaran digital, Bapenda juga gencar mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pengelola layanan publik. Tujuannya agar pemahaman terkait penggunaan sistem pembayaran non-tunai semakin meningkat dan memudahkan masyarakat dalam melakukan berbagai jenis transaksi pelayanan publik.
Kiki Wibhawa menegaskan bahwa peran Bapenda tidak hanya sebagai koordinator pendapatan daerah, tetapi juga sebagai sekretariat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yang berfokus pada percepatan transformasi digital di tingkat daerah.
Manfaat dan Harapan dari Digitalisasi Pembayaran
- Meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi pembayaran.
- Mengurangi risiko kesalahan dan kehilangan data transaksi karena terdokumentasi secara elektronik.
- Mendukung transparansi pengelolaan pendapatan daerah yang akuntabel.
- Mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pembayaran daerah.
- Mendorong modernisasi tata kelola pemerintahan daerah.
Dengan berbagai manfaat tersebut, Bapenda Kota Tangerang Perluas Pembayaran Digital, Sasar Rumah Sakit hingga Sekolah sebagai bagian dari strategi besar mempercepat transformasi digital di Kota Tangerang. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kesimpulan
Bapenda Kota Tangerang Perluas Pembayaran Digital, Sasar Rumah Sakit hingga Sekolah sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah. Melalui program ETPD dan sosialisasi yang intensif, masyarakat dan berbagai sektor di Kota Tangerang dapat merasakan kemudahan dalam transaksi non-tunai yang lebih cepat, transparan, dan modern. Program ini juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga mendukung visi Kota Tangerang sebagai kota yang maju dan digital.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan