Media Kampung, Bengkulu — Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana menggelar kegiatan retreat berbasis agama bagi seluruh siswa baru tingkat SMA dan SMK pada Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini disiapkan sebagai upaya membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat adab dan kedisiplinan peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan jumlah siswa baru kelas X di Kota Bengkulu pada tahun ajaran ini mencapai sekitar 9.400 orang. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 5.400 siswa SMA dan 4.000 siswa SMK. Dengan jumlah peserta yang cukup besar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu masih mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan kegiatan.
Persiapan tersebut meliputi penentuan lokasi, penyusunan teknis pelaksanaan, hingga pengaturan peserta agar kegiatan dapat berlangsung secara efektif. Sejauh ini terdapat dua lokasi yang sedang dikaji sebagai tempat penyelenggaraan retreat, yakni Masjid Raya Baitul Izzah dan Balai Raya Semarak. Kedua lokasi tersebut dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung ribuan peserta dalam satu rangkaian kegiatan.
Zulhendri menjelaskan, retreat berbasis agama ini tidak akan dilaksanakan dengan sistem menginap seperti kegiatan retreat pada umumnya. Seluruh peserta akan mengikuti pembinaan selama satu hari penuh dengan jadwal yang telah disusun oleh panitia. Materi yang diberikan akan difokuskan pada pembentukan karakter peserta didik melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, penanaman sikap disiplin, tanggung jawab, serta pembiasaan perilaku yang berakhlak baik.
Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi bekal awal bagi siswa dalam menjalani proses pembelajaran di sekolah. Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moral peserta didik. Kegiatan retreat berbasis agama ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.























Tinggalkan Balasan