Media Kampung, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuka pendaftaran Beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) tahun akademik 2026-2027. Program ini memberikan pembiayaan pendidikan tinggi di berbagai bidang prioritas, termasuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 6 hingga 18 Juli 2026. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif minimal semester tiga yang berasal dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan penghafal Al-Quran.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Beasiswa B-Pro merupakan upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Banyuwangi. Karena itu, program studi yang dibiayai disesuaikan dengan bidang-bidang strategis yang dibutuhkan daerah.

“Pendaftaran dibuka mulai 6-18 Juli mendatang. Keterangan detailnya bisa dilihat di akun media sosial Dinas Pendidikan atau langsung ke Kantor Dinas Pendidikan. Bagi yang memenuhi syarat, silakan segera mendaftar. Jangan sampai terlambat, manfaatkan program ini untuk mengakses pendidikan tinggi secara gratis,” ujar Ipuk, Kamis (9/7/2026).

Pada sektor kesehatan, beasiswa mencakup program studi keperawatan, kebidanan, gizi, sanitasi, psikologi, farmasi, kedokteran umum, PPDS, hingga dokter gigi spesialis sesuai kebutuhan daerah. Selain itu, beasiswa juga tersedia untuk bidang pendidikan, teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, ilmu sosial, hukum, serta perikanan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian mengatakan, masyarakat dapat mendaftar secara daring melalui tautan maupun QR Code yang tersedia pada media resmi Dinas Pendidikan. Seleksi administrasi dan substansi dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli hingga 8 Agustus 2026.

“Syarat pendaftar harus warga Banyuwangi, bukan PNS maupun penerima beasiswa lain. Untuk kelengkapan dokumen, bisa dilihat pada link,” kata Alfian.

Penetapan penerima beasiswa dijadwalkan pada 14 Agustus, sedangkan hasil akhir seleksi diumumkan pada 18 Agustus 2026. Pembiayaan pendidikan diberikan hingga semester 12 bagi mahasiswa kedokteran dan semester 8 untuk program studi lainnya.

Selain mempertimbangkan prestasi dan persyaratan administrasi, Pemkab Banyuwangi juga memprioritaskan peserta yang bersedia kembali mengabdi di daerah setelah menyelesaikan pendidikan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga profesional, terutama di wilayah yang masih kekurangan sumber daya manusia.

“Kami mengutamakan putra-putri yang ada di wilayah Pesanggaran, Tegaldlimo, Wongsorejo agar setelah lulus mereka kembali mengabdi di wilayahnya sendiri, dekat domisilinya,” ujar Alfian.