Media Kampung – 14 April 2026 | BPBD Kabupaten Pasuruan menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar untuk pengadaan satu unit mobil pompa air portable sebagai upaya antisipasi banjir pada kondisi cuaca ekstrem.
Pengadaan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyedotan dan pembuangan air pada wilayah yang rawan banjir, terutama di kawasan permukiman yang terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa rencana anggaran tersebut masih berada pada tahap perencanaan teknis dan penganggaran.
Ia menambahkan bahwa spesifikasi mobil pompa dirancang untuk bekerja dalam durasi panjang serta mampu menangani debit air besar, sehingga cocok untuk penanganan genangan yang meluas.
Mobil pompa portable dipilih karena mobilitasnya yang tinggi, memungkinkan alat dipindahkan dengan cepat ke lokasi terdampak tanpa memerlukan infrastruktur pendukung yang rumit.
Alat ini akan berfungsi menyedot air dan mengalirkannya ke saluran utama atau sungai terdekat secara berkelanjutan, sehingga mengurangi waktu penanganan banjir.
BPBD Pasuruan saat ini masih melakukan kajian teknis terkait spesifikasi detail serta proses seleksi vendor yang mampu memenuhi kebutuhan lapangan.
Sugeng berharap proses pengadaan dapat selesai sebelum musim hujan tiba, agar kesiapan operasional dapat segera diaktifkan ketika curah hujan meningkat.
Pengadaan mobil pompa ini merupakan bagian dari strategi mitigasi yang lebih luas, termasuk perbaikan sistem drainase dan penerapan teknologi modern dalam penanggulangan bencana.
Dengan tambahan armada ini, diharapkan respons terhadap banjir dapat menjadi lebih optimal, mengurangi kerugian material dan dampak sosial pada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmen untuk meningkatkan kapasitas penanganan bencana melalui investasi infrastruktur yang tepat dan koordinasi lintas sektor.
Saat ini, proses pengadaan masih dalam tahap finalisasi teknis, sementara tim BPBD terus memantau perkembangan cuaca dan kesiapan operasional.
Monitoring terus dilakukan untuk memastikan bahwa mobil pompa portable dapat dioperasikan segera setelah musim hujan mulai mengguyur wilayah Pasuruan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan