Media Kampung – 15 April 2026 | Daftar harga mobil listrik April 2026, Chery dan Changan melonjak, menandai perubahan signifikan dalam pasar otomotif Indonesia. Kenaikan harga tersebut terjadi bersamaan dengan pertumbuhan penjualan kendaraan listrik yang terus meningkat pada kuartal pertama 2026.

Menurut data resmi yang dirilis pada 12 April 2026, model eQ5 dari Chery kini dibanderol Rp 410 juta, naik 7 % dari harga sebelumnya, sementara eQ7 ditetapkan Rp 495 juta, meningkat 9 %. Pada sisi Changan, CS15 EV dijual dengan harga Rp 378 juta (kenaikan 6 %), dan CS35 EV menjadi Rp 452 juta, naik 8 %.

Data Gaikindo mencatat penjualan mobil listrik nasional pada Maret 2026 mencapai 10.572 unit, dengan Jaecoo J5 menduduki puncak penjualan. Chery dan Changan masing-masing menyumbang sekitar 1,2 % dan 1,0 % total penjualan, menegaskan peran mereka dalam daftar teratas.

Juru bicara Chery Indonesia, Budi Santoso, menyatakan bahwa penyesuaian harga mencerminkan kenaikan biaya baterai impor serta tarif pajak yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa kualitas dan jangkauan kendaraan tetap menjadi prioritas utama bagi konsumen.

Spokesperson Changan, Lina Wu, menambahkan bahwa peningkatan harga diperlukan untuk mempertahankan margin kualitas serta mendukung pengembangan jaringan layanan purna jual. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan di pasar Indonesia.

Dominasi merek China kini mencapai lebih dari 60 % pangsa pasar kendaraan listrik, sebagaimana dilaporkan oleh Lembaga Penelitian Transportasi Berkelanjutan ITB. Kondisi ini menekan posisi merek tradisional dari Jepang dan Korea Selatan.

Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen pada insentif pajak bagi kendaraan listrik, namun proyeksi kenaikan harga diperkirakan tidak mengurangi minat konsumen pada kuartal berikutnya. Pengamat pasar menilai bahwa faktor lingkungan dan kebijakan energi bersih akan tetap mendorong pertumbuhan penjualan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.