Media KampungGaruda Indonesia membatalkan sejumlah penerbangan dari dan menuju Jepang pada 2-3 Juni 2026 menyusul dampak Taifun Jangmi. Keputusan ini diambil demi keselamatan penerbangan setelah menerima pemberitahuan operasional dari otoritas setempat.

Head of Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal dilakukan seiring perkembangan kondisi cuaca akibat siklon tropis Jangmi. Rute yang terdampak meliputi GA874 Jakarta-Haneda, GA875 Haneda-Jakarta, GA880 Denpasar-Narita, dan GA881 Narita-Denpasar.

Maskapai nasional itu terus memantau perkembangan cuaca dan informasi dari otoritas terkait secara berkala. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap operasional.

Bagi penumpang yang terdampak, Garuda Indonesia menyiapkan fleksibilitas penyesuaian jadwal perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku. Penumpang diimbau untuk memeriksa ulang status penerbangan melalui Contact Center, website, dan kanal media sosial resmi Garuda Indonesia sebelum menuju bandara.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengimbau WNI di Jepang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Taifun Jangmi. Menurut Japan Meteorological Agency (JMA), badai tropis yang dikenal sebagai taif No. 6 ini diperkirakan membawa angin kencang, hujan deras, ombak tinggi, longsor, dan banjir di wilayah dataran rendah, serta naiknya debit air sungai di beberapa daerah.

Taifun Jangmi diprediksi berdampak pada sejumlah wilayah Jepang, termasuk Okinawa, Kyushu, Shikoku, hingga Kanto-Koshin, dengan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi pada 2-3 Juni 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.