Media Kampung, Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menjadi sarana edukasi sejarah yang menarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Beragam koleksi arsip dan dokumentasi yang tersimpan di museum tersebut memperkenalkan perjalanan Kota Padang dari masa kolonial hingga setelah kemerdekaan.

Pengelola Galeri Arsip Statis Kota Padang, Tifan Perdana, mengatakan museum tersebut dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang sebagai upaya menyelamatkan, mengelola, sekaligus menyajikan arsip statis kepada masyarakat. Selain menjadi destinasi wisata edukasi sejarah, museum juga menyediakan layanan bagi masyarakat yang ingin melakukan riset kearsipan.

“Pengunjung dapat mengakses berbagai dokumen sejarah, termasuk arsip perkembangan Kota Padang, data Padang Dalam Angka dari berbagai periode kepemimpinan wali kota, dokumentasi gempa bumi Padang tahun 2009, surat kabar lama, hingga arsip kebijakan masa lalu seperti aturan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) bendi. Koleksi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi sekaligus memperkaya pengetahuan masyarakat tentang sejarah daerah,” katanya.

Seorang pengunjung, Aurelia, mengaku terkesan karena kunjungan tersebut membuka wawasannya mengenai sejarah Kota Padang yang selama ini belum banyak diketahui. Menurutnya, museum menyajikan cerita sejarah yang membuat pengunjung lebih memahami perjalanan daerahnya sendiri. “Ini sangat menyenangkan. Banyak pengetahuan yang didapat,” katanya, Selasa, 7 Juli 2026.

Hal senada disampaikan Fatma yang menilai museum memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan Kota Padang dan Sumatera Barat dari masa ke masa. Berbagai foto dan dokumentasi yang dipamerkan dinilai mampu memperlihatkan perubahan kondisi daerah pada setiap periode sejarah.

Sementara itu, Keysha mengapresiasi pelayanan pengelola museum yang memberikan pendampingan kepada setiap pengunjung selama berkeliling. Menurutnya, penjelasan langsung dari petugas membuat informasi sejarah lebih mudah dipahami dan menjadikan pengalaman berkunjung lebih menarik.

Untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap sejarah lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang terus mengembangkan program edukasi melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Salah satunya melalui program Laskar Muda (Lestarikan Arsip, Kenalkan Sejarah Masa Lalu Kota Padang) yang secara berkala menggelar kunjungan edukatif bagi siswa SD dan SMP serta mengajak generasi muda lebih mengenal sejarah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Padang.