Media Kampung, Sebagian petani tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai memasuki masa panen. Beberapa sentra produksi yang lebih dahulu memanen tanaman tembakau berada di kawasan Desa Pekandangan, Kapedi, dan Karduluk. Panen lebih awal tersebut disambut baik petani karena didukung cuaca cerah yang mempermudah proses pascapanen.

Salah seorang petani asal Desa Pekandangan Barat, Ahmad, Selasa (7/7/2026), mengatakan, petani di wilayahnya sudah mulai memanen tembakau sejak beberapa hari terakhir. Setelah dipetik, daun tembakau langsung menjalani proses perajangan sebelum dikeringkan.

“Kita sudah panen dan sudah dirajang. Alhamdulillah cuaca bagus,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, panen di wilayahnya berlangsung lebih awal dibandingkan daerah lain karena para petani mulai menanam tembakau pada April lalu. Waktu tanam yang lebih cepat membuat tanaman lebih dahulu memasuki masa panen dibandingkan kawasan lain di Sumenep.

Ia menjelaskan, petani di kawasan Pekandangan sengaja menanam lebih awal karena wilayah tersebut merupakan dataran tinggi yang memiliki keterbatasan sumber air. Pada fase awal pertumbuhan tanaman, sebagian besar petani masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan penyiraman.

“Kalau terlambat menanam, petani akan kesulitan mendapatkan air karena di sini termasuk daerah dataran tinggi. Makanya kami memanfaatkan air hujan saat awal musim tanam,” ujarnya.

Dengan kondisi cuaca yang cerah selama beberapa hari terakhir, para petani berharap proses penjemuran tembakau dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan kualitas daun yang baik. Mereka juga berharap harga tembakau pada musim panen tahun ini tetap stabil dan mampu memberikan keuntungan bagi para petani di Kabupaten Sumenep.