Simulasi TKA 2026 SMP resmi digelar secara nasional mulai Senin (23/2/2026) hingga Sabtu (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi tahap uji coba sebelum pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Pelaksanaan simulasi berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan diikuti seluruh SMP serta MTs di Indonesia. Simulasi ini tidak memengaruhi nilai akhir siswa, melainkan difokuskan untuk memastikan kesiapan sistem ujian berbasis komputer, infrastruktur sekolah, serta kesiapan peserta didik.

Pemerintah menekankan bahwa tahap uji coba ini bertujuan mengidentifikasi potensi kendala teknis sejak dini. Aspek yang diuji mencakup kesiapan perangkat komputer, stabilitas jaringan internet, hingga kesiapan operator sekolah dalam mengelola sistem ujian.

Di sisi lain, siswa dapat memanfaatkan simulasi untuk memahami format soal, mekanisme login, penggunaan token, hingga pengaturan waktu saat mengerjakan soal. Pemerintah juga menyediakan simulasi daring gratis yang dapat diakses melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan di https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

Berikut tata cara mengikuti simulasi TKA 2026 jenjang SMP:

  1. Buka laman resmi simulasi melalui komputer atau laptop dengan koneksi internet stabil.
  2. Pilih jenjang pendidikan SMP/MTs.
  3. Tentukan mata pelajaran yang tersedia untuk disimulasikan.
  4. Klik tombol “Mulai Simulasi” dan sistem akan menampilkan username serta password.
  5. Masukkan data diri dan token yang tersedia.
  6. Klik “Submit”, lalu pilih “Mulai” untuk mengerjakan soal.

Simulasi dirancang menyerupai pelaksanaan ujian sebenarnya agar siswa terbiasa dengan sistem dan alur pengerjaan. Sekolah diminta melakukan pendampingan guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal tanpa kendala teknis berarti.

TKA 2026 jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Hasilnya akan menjadi bagian dari pemetaan capaian akademik siswa sesuai kebijakan terbaru pemerintah di bidang evaluasi pendidikan. (SY)